Pilu istri Nadiem Makarim usai pantau sidang praperadilan: Anak-anak tiap hari tanyakan sang ayah

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 6 Oktober 2025 | 21:59 WIB
Menyoroti cerita pilu istri Nadiem Makarim, Franka Franklin usai menghadiri sidang praperadilan kasus suaminya di PN Jakarta Selatan (Instagram.com/@frankamakarim)
Menyoroti cerita pilu istri Nadiem Makarim, Franka Franklin usai menghadiri sidang praperadilan kasus suaminya di PN Jakarta Selatan (Instagram.com/@frankamakarim)

GENMILENIAL.ID – Suasana di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin, 6 Oktober 2025, tak hanya diwarnai perdebatan panas antara tim kuasa hukum dan jaksa.

Ada pula raut pilu yang terekam jelas di wajah Franka Franklin, istri mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Anwar Makarim, usai memantau jalannya sidang praperadilan sang suami.

Franka hadir mendampingi keluarga besar Makarim untuk memberikan dukungan moral di tengah kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menjerat Nadiem.

Baca Juga: Sidang lanjutan praperadilan Nadiem Makarim: Jaksa klaim punya 4 alat bukti, minta hakim tolak gugatan

“Kami sangat meyakini integritas dan hati nurani Mas Nadiem,” ujar Franka kepada awak media usai sidang di PN Jakarta Selatan.

Sidang praperadilan dan gugatan terhadap Kejagung

Sidang praperadilan yang digelar di PN Jakarta Selatan ini merupakan kelanjutan dari gugatan Nadiem terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung) atas penetapan dirinya sebagai tersangka kasus korupsi Chromebook.

Dalam sidang sebelumnya, tim kuasa hukum Nadiem menyebut penetapan tersebut tidak sah secara prosedur.

Mereka menilai, surat perintah penyidikan (Sprindik) diterbitkan bersamaan dengan hari penahanan, sementara surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) belum keluar.

Baca Juga: Praperadilan Nadiem Makarim: Dari jerit ibu, pembelaan Hotman Paris hingga dukungan 12 tokoh

“Sprindik diterbitkan bersamaan dengan hari penahanan, padahal SPDP pun belum keluar,” ujar salah satu kuasa hukum Nadiem dalam sidang praperadilan perdana, Jumat, 3 Oktober 2025.

Selain itu, tim pembela juga menyoroti belum adanya audit kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Franka Franklin: Tak kehilangan harapan

Di tengah tekanan besar yang menimpa keluarga, Franka menegaskan mereka tidak kehilangan harapan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X