esai

ESAI : Dampak fenomena childfree di Indonesia

Jumat, 24 November 2023 | 06:31 WIB
Dea Amorita, Mahasiswa STAI Riyadhul Jannah Subang

Baca Juga: PT Dahana tawarkan integrated explosive services di acara sharing knowledge Pertamina Group

Belum lagi jika pasangan kita meninggal dan kita tidak memiliki anak, bisakah kita menghabiskan masa tua dalam kesendirian yang efeknya mental bisa dibunuh secara perlahan dan kondisi kondisi emosional tidak stabil.  

Sesungguhnya kehadiran anak membawa kebahagiaan tersendiri bagi pasangan yang sudah menikah.

Fenomena childfree menyebabkan krisis demografi yang diakibatkan dari dampak pada ketidakseimbangan populasi muda dengan populasi tua. 

Keberadaan lansia dalam jumlah besar ditambah dengan kondisi kelompok muda yang tidak produktif akan terjadinya krisis ekonomi. 

Baca Juga: Ulang tahun ke 2, D'Castello akan hadirkan artis ibu kota dan gelar berbagai lomba menarik dengan track menantang

Apalagi yang muda tidak produktif dan yang tua banyak, sedangkan yang tua rata-rata hanya mengenyam pendidikan 8,3tahun. 

Kondisi seperti ini akan memicu berbagai masalah dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara, yang turut berujung pada ramainya pengangguran. 

Dampak fenomena childfree dalam perkembangan ekonomi memengaruhi demografi beberapa negara seperti Jepang dan Korea Selatan. 

Kedua negara ini bahkan memberikan insentif untuk mendorong warganya agar memiliki anak karena tingkat kelahiran yang semakin menurun. 

Baca Juga: Jelang ulang tahun kedua, Manajemen D'Castello sebut sudah tanam ribuan pohon buah

Angka kelahiran yang rendah dalam jangka panjang dapat menyebabkan krisis sumber daya manusia dan memengaruhi ekonomi sebuah negara. 

Jika penduduknya sedikit maka dapat dikatakan krisis sumber daya manusia  sehingga tenaga kerja menjadi mahal karena langka sehingga akan diganti oleh mesin-mesin.

Dea Amorita, Mahasiswa STAI Riyadhul Jannah Subang

Halaman:

Tags

Terkini

ESAI: Feodalisme warisan budaya materi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:45 WIB

ESAI: Berkah Tuhan vs monopoli materi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:44 WIB

ESAI: Pada hari kemerdekaan, biarkan pekerja pulang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 01:26 WIB

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB