Biayanya lebih murah. Administrasinya lebih sederhana. Tetapi pemerintah tidak memilih jalan tersebut. Pemerintah justru membangun ribuan dapur.
Pemerintah membentuk jaringan SPPG di berbagai daerah. Pemerintah menciptakan permintaan pangan dalam jumlah besar dan berkelanjutan.
Keputusan ini menunjukkan bahwa sejak awal program tersebut tidak hanya dirancang sebagai program gizi, tetapi juga sebagai instrumen penggerak ekonomi.
Dapur yang menghidupkan ekonomi lokal
Di balik satu porsi makanan yang diterima seorang siswa, terdapat rantai ekonomi yang sangat panjang.
Ada petani yang menanam padi dan sayuran. Ada peternak yang menyediakan telur dan ayam. Ada nelayan yang memasok ikan. Ada pedagang bahan pangan.
Ada pengelola logistik. Ada tenaga dapur. Ada tenaga distribusi. Ada pelaku UMKM lokal. Ada pengelola operasional harian.
Ketika ribuan dapur beroperasi setiap hari, maka sesungguhnya yang terjadi bukan hanya distribusi makanan.
Yang terjadi adalah penciptaan permintaan ekonomi secara masif dan berkelanjutan. Inilah yang selama ini kurang mendapat perhatian.
Publik sibuk menghitung nilai gizi satu porsi makanan, tetapi jarang menghitung berapa banyak lapangan kerja yang tercipta dari satu dapur yang beroperasi setiap hari.
Padahal dalam konteks pembangunan ekonomi, dampak tersebut bisa jadi jauh lebih besar dan lebih berkelanjutan.
Menuju target pertumbuhan ekonomi 8 persen
Artikel Terkait
ESAI: Ketika negara lebih tertarik rekening nganggur dibanding pengangguran
ESAI: Kota Madiun menyibak tenunan kata yang dirindukan jiwa
Viral pengakuan kepala SPPG Sumut main judol plus bawa wanita ke dapur MBG, minta maaf sambil nangis
Muncul perdana jadi kepala BGN, Nanik S. Deyang tegaskan latar belakang biologi dan peran militer di program MBG
Viral vendor roti bongkar kelakuan SPPG di Kota Serang, minta manipulasi harga di nota anggaran MBG
MBG disebut bakal diurus kantin sekolah, mirip pembagian makan siswa yang diterapkan Jepang?
Pernah dibela Dadan Hindayana, ini sosok anak pejabat DPRD Sulsel yang diduga monopoli kepemilikan 41 dapur MBG