GENMILENIAL.ID – Kasus cekcok antara satpam Bundaran HI, Fiktor Harefa (26 tahun), dengan pengemudi mobil Alphard yang sempat viral di media sosial kini memasuki babak baru.
Pengemudi yang sebelumnya disebut arogan itu ternyata merupakan anggota kepolisian dan kini tengah diproses oleh Propam.
Peristiwa ini terjadi di kawasan penyeberangan depan Hotel Pullman, Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Insiden tersebut mencuat setelah rekaman CCTV memperlihatkan momen saat satpam menegur pengemudi Alphard yang diduga menerobos lampu lalu lintas.
Situasi sempat memanas lantaran pengemudi tidak terima ditegur. Bahkan, dalam video yang beredar, pengemudi diduga memaksa satpam untuk bersujud, yang kemudian memicu kemarahan publik.
Sempat viral, berujung mediasi
Setelah ramai diperbincangkan, kedua belah pihak akhirnya dipertemukan dalam proses mediasi di Mapolsek Metro Menteng pada Jumat malam 25 Juli 2026.
Dalam mediasi tersebut, pengemudi Alphard mengakui kesalahannya dan menunjukkan penyesalan.
Baca Juga: Sudaryono sidak MBG Bogor usai dilantik Kepala BGN, dicurhati SPPG soal distribusi ke ibu hamil
Bahkan, ia melakukan aksi sujud sebagai bentuk permintaan maaf kepada satpam yang sebelumnya ditegur.
Kuasa hukum korban, Wiradarma Harefa, menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan atas kesadaran pelaku, bukan atas permintaan kliennya.
"Mohon maaf teman-teman, korban tadi tidak meminta itu. Tetapi karena dari pengemudi itu merasa bahwa dia salah," ujar Wiradarma.
Artikel Terkait
Viral! oknum satpam diduga aniaya pria berkebutuhan khusus, aksi brutal terekam CCTV
7 Anggota Brimob diamankan terkait driver ojol yang tewas dilindas mobil rantis, Kadiv Propam Polri janji usut transparan
Aksi heroik satpam BRI Ajibarang padamkan minibus terbakar tuai pujian
Viral nenek Warism tersesat di Jaksel, sempat dikabarkan diabaikan polisi, Propam turun tangan
Buntut video viral satpam pukul pengamen, Pemkab Subang turun tangan hingga kasus berakhir damai
Beredar video dugaan satpam di Bundaran HI dipaksa sujud usai tegur sopir Alphard yang ngaku aparat
Diduga sempat tegur oknum vandalisme, satpam kawasan waduk Jatiluhur ditemukan meninggal dunia di tepian danau