Ngeyel saat ditegur satpam di Bundaran HI, aparat pengemudi Alphard kini diproses propam meski sudah ngaku salah

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:05 WIB
Menyoroti mediasi antara seorang satpam di Bundaran HI dengan pengemudi Alphard yang sempat viral disebut arogan di jalan raya (Instagram.com/@katakitaig)
Menyoroti mediasi antara seorang satpam di Bundaran HI dengan pengemudi Alphard yang sempat viral disebut arogan di jalan raya (Instagram.com/@katakitaig)

 

GENMILENIAL.ID – Kasus cekcok antara satpam Bundaran HI, Fiktor Harefa (26 tahun), dengan pengemudi mobil Alphard yang sempat viral di media sosial kini memasuki babak baru.

Pengemudi yang sebelumnya disebut arogan itu ternyata merupakan anggota kepolisian dan kini tengah diproses oleh Propam.

Peristiwa ini terjadi di kawasan penyeberangan depan Hotel Pullman, Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Insiden tersebut mencuat setelah rekaman CCTV memperlihatkan momen saat satpam menegur pengemudi Alphard yang diduga menerobos lampu lalu lintas.

Baca Juga: Diduga sempat tegur oknum vandalisme, satpam kawasan waduk Jatiluhur ditemukan meninggal dunia di tepian danau

Situasi sempat memanas lantaran pengemudi tidak terima ditegur. Bahkan, dalam video yang beredar, pengemudi diduga memaksa satpam untuk bersujud, yang kemudian memicu kemarahan publik.

Sempat viral, berujung mediasi

Setelah ramai diperbincangkan, kedua belah pihak akhirnya dipertemukan dalam proses mediasi di Mapolsek Metro Menteng pada Jumat malam 25 Juli 2026. 

Dalam mediasi tersebut, pengemudi Alphard mengakui kesalahannya dan menunjukkan penyesalan.

Baca Juga: Sudaryono sidak MBG Bogor usai dilantik Kepala BGN, dicurhati SPPG soal distribusi ke ibu hamil

Bahkan, ia melakukan aksi sujud sebagai bentuk permintaan maaf kepada satpam yang sebelumnya ditegur.

Kuasa hukum korban, Wiradarma Harefa, menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan atas kesadaran pelaku, bukan atas permintaan kliennya.

"Mohon maaf teman-teman, korban tadi tidak meminta itu. Tetapi karena dari pengemudi itu merasa bahwa dia salah," ujar Wiradarma.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X