Beredar video dugaan satpam di Bundaran HI dipaksa sujud usai tegur sopir Alphard yang ngaku aparat

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 24 Juli 2026 | 19:49 WIB
Menyoroti kronologi viralnya video dugaan satpam dipaksa bersujud usai tegur sopir Alphard di Bundaran HI, Jakarta Pusat (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti kronologi viralnya video dugaan satpam dipaksa bersujud usai tegur sopir Alphard di Bundaran HI, Jakarta Pusat (Instagram.com/@undercover.id)

GENMILENIAL.ID - Media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya video CCTV yang memperlihatkan insiden cekcok antara pengemudi mobil Alphard dengan seorang satpam di kawasan Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat.

Video yang diunggah akun Instagram @undercover.id pada Jumat, 24 Juli 2026 itu langsung menyita perhatian publik dan memicu berbagai reaksi.

Dalam keterangan unggahan tersebut, insiden bermula saat petugas keamanan tengah membantu pejalan kaki menyeberang di area halte Transjakarta Bundaran HI.

Baca Juga: Audit BPKP disorot, evaluasi penghitungan kerugian negara dinilai mendesak

Kronologi cekcok di Bundaran HI

Disebutkan bahwa saat itu lampu penyeberangan sedang hijau untuk pejalan kaki. Namun, sebuah mobil Alphard hitam diduga tetap melaju dan menerobos jalur penyeberangan.

"Lagi rame nyebrang di Halte HI Transjakarta, posisi lampu hijau buat pejalan kaki. Security bantu yang nyebrang, mobil ALPHARD HITAM D 1828 XHQ nerobos pejalan kaki," tulis keterangan unggahan tersebut.

Satpam yang bertugas kemudian menegur pengemudi dengan cara menggeplak bodi mobil. Teguran tersebut diduga memicu kemarahan pengendara.

Baca Juga: Perpres ojol segera terbit, Dasco pimpin rakor lintas Kementerian bahas perlindungan pengemudi

Pengemudi bersama beberapa orang yang mengenakan pakaian batik kemudian turun dari mobil dan terlibat adu mulut dengan petugas keamanan.

Dugaan intimidasi hingga paksa sujud

Situasi semakin memanas ketika pengemudi Alphard diduga menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) aparat untuk mengintimidasi satpam.

Tak hanya itu, beredar pula dugaan bahwa satpam tersebut dipaksa untuk bersujud dan meminta maaf.

Menanggapi hal itu, Victor Harefa yang diketahui merupakan satpam di lokasi kejadian memberikan klarifikasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X