Baca Juga: FKUB Subang: Penista agama berlindung dibalik aliran kepercayaan
Ketiga, dana yang bersumber dari unit bisnis. Kehadiran unit-unit bisnis yang dikelola oleh yayasan menjadi salah satu sumber pendanaan yang dapat membantu lembaga dalam memenuhi kebutuhan operasionalnya.
Unit bisnis seperti kantin sekolah, jemputan serta usaha lain di luar sekolah memiliki peran penting terutama ketika bantuan dana dari pemerintah serta iuran dari orangtua mengalami kendala.
Besarnya dana yang dimiliki oleh pihak lembaga pada akhirnya sangat dipengaruhi oleh jumlah siswa yang dimiliki oleh lembaga tersebut.
Artinya, penurunan jumlah siswa akan berakibat pada menurunnya jumlah bantuan dari pemerintah, iuran dari orang tua serta pendapatan dari unit bisnis.
Baca Juga: Sempat undur jadwal, MenPAN RB pastikan pengangkatan CASN 2024 akan dipercepat tahun ini
Maka dari itu, lembaga perlu untuk mencari sumber – sumber pendanaan lainnya diluar ketiga sumber tersebut.
Di tengah tantangan finansial yang terus dihadapi oleh banyak lembaga pendidikan, muncul kebutuhan akan sumber pembiayaan alternatif yang berkelanjutan.
Salah satu solusi yang sering terabaikan namun memiliki potensi besar adalah wakaf produktif.
Wakaf, yang selama ini identik dengan pembangunan masjid atau makam, sejatinya bisa dimanfaatkan secara lebih dinamis untuk mendorong kemandirian ekonomi lembaga pendidikan.
Baca Juga: 3 Poin pasal yang masuk revisi UU TNI, salah satunya kebijakan prajurit masuk kementerian-lembaga RI
Wakaf produktif sendiri merupakan pengelolaan aset wakaf dengan cara yang menghasilkan keuntungan, di mana hasilnya digunakan untuk kepentingan sosial, termasuk pendidikan.
Berbeda dengan zakat yang sifatnya konsumtif dan terbatas waktu, wakaf bersifat abadi. Selama dikelola dengan baik, manfaatnya bisa terus mengalir dari generasi ke generasi. Sementara nilai asetnya sendiri smaa sekali tidak mengalami pengurangan atau penurunan.
Dalam konteks lembaga pendidikan, dana dari wakaf produktif dapat digunakan untuk Pembangunan infrastruktur sekolah, seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan serta sarana lainnya.
Selain itu hasil dari wakaf produktif juga dapat digunakan untuk memberikan beasiswa bagi siswa kurang mampu, sehingga membuka akses pendidikan yang lebih luas.
Artikel Terkait
LAZ Assyifa Peduli dan Badan Wakaf Assyifa salurkan 20.183 paket Ramadhan untuk masyarakat Kabupaten Subang dan Palestina
Perayaan Milad ke-112, PD Muhammadiyah Kota Metro, Provinsi Lampung resmikan edupark dan terima wakaf tanah 6,3 hektar
Peringati HSN 2024, Badan Wakaf Assyifa optimalkan hasil wakaf produktif, ini yang dilakukan
Hari Guru, Badan Wakaf Assyifa berikan apresiasi kepada 128 dai dan guru ngaji di 4 desa yang ada di Kabupaten Subang melalui program Wakaf Produktif
ESAI: Jurus melenyapkan jejak Chairil Anwar
ESAI : Militer, korupsi dan pertaruhan di Republik Karang Kadempel (RK2)
ESAI: Rekrutmen dan realitas: Ironi pasar kerja di Indonesia