Hari Guru, Badan Wakaf Assyifa berikan apresiasi kepada 128 dai dan guru ngaji di 4 desa yang ada di Kabupaten Subang melalui program Wakaf Produktif

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 25 November 2024 | 23:56 WIB
Badan Wakaf Assyifa berikan apresiasi kepada 128 Dai dan Guru Ngaji di Kabupaten Subang melalui program Wakaf Produktif
Badan Wakaf Assyifa berikan apresiasi kepada 128 Dai dan Guru Ngaji di Kabupaten Subang melalui program Wakaf Produktif

GENMILENIAL.IDBadan Wakaf Assyifa (BAWA) memberikan apresiasi kepada dai dan guru ngaji melalui acara silaturahmi bertema 'Guruku Pahlawanku'.

Bertempat di Aula Umar Pondok Pesantren As-Syifa Jalancagak, kegiatan tersebut digelardengan melakukan kolaborasi dengan LAZ Assyifa Peduli.

Kepala Program BAWA, Eli Sumarni, mengatakan bahwa kegiatan apresiasi kepada dai dan guru ngaji terselenggara salah satunya melalui program Wakaf Produktif (Wakafpro).

"Alhamdulillah, melalui program Wakaf Produktif kami berikan fasilitas cek kesehatan gratis bagi para peserta yang terdiri dari dai dan guru ngaji," kata Eli Sumarni dalam keteranganya pada awak media.

Baca Juga: H-2 jelang Pemilihan Kepala Daerah, Kapolres Subang pimpin Apel Pergeseran Personel PAM TPS, ini amanat penting yang disampaikan!

"Kami berupaya untuk memberikan dukungan dan memastikan kesehatan mereka yang telah berdedikasi mendidik anak-anak di lingkungannya masing-masing," sambungnya.

Sebagai informasi, bahwa Wakaf produktif adalah harta benda yang diwakafkan untuk dipergunakan dalam kegiatan produksi dan hasilnya disalurkan sesuai dengan tujuan wakaf.

Saat ini BAWA telah mengelola beberapa wakaf produktif seperti sawah, budidaya jamur, dan produksi roti.

Eli berharap dengan diberikannya apresiasi ini, dapat menjadi sarana upgrading,

Baca Juga: 4 Orang masih buron? inilah peran 28 tersangka yang libatkan pegawai Komdigi dalam kasus pembinaan website judi online

"Mereka adalah orang-orang yang mendedikasikan diri untuk mendidik dan membentuk akhlak mulia bagi generasi bangsa bahkan mereka tidak mengharapkan imbalan," ucap Eli.

"Sehingga berkolaborasi dengan Assyifa Peduli, kami berharap hal ini bisa memacu semangat dai dan guru ngaji dalam mengajar," tambahnya.

Kata Eli, para pendidik ataupun guru ngaji perlu melakukan upgrading, karena mendidik bisa dilakukan dengan berbagai banyak metode, khususnya dalam pembelajaran kepada anak-anak.

"Sebagai pendidik generasi, guru ngaji perlu lebih banyak metode pembelajaran khususnya bagi anak-anak. Semoga kegiatan hari ini bermanfaat juga sebagai sarana upgrading guru ngaji," ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X