ESAI : Bullying? hindari circle dan lingkungan toxic

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 2 Desember 2024 | 00:06 WIB
Yaya Suryana - Jurnalis
Yaya Suryana - Jurnalis

Bahkan tidak sedikit perusahaan yang akan menerima calon karyawan barunya dilakukan profiling terlebih dahulu oleh HRD terhadap rekam jejak digital calon karyawan tersebut, apakah ia layak atau tidak untuk menjadi karyawan di perusahaan.

Maraknya kasus bullying bahkan hingga korban depresi dan meninggal dunia harus menjadi sikap tegas kita ketika melihat perilaku bullying yang kita saksikan, apa dengan mengingatkanya, diam atau menghindarinya.

Masing-masing dari kita tentunya memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan atau cicle terdekat kita untuk menolak bullying, mulai dari keluarga, lingkungan pertemanan, tempat kerja atau bahkan teman ngopi sekalipun, mari kita ciptakan lingkungan yang sehat.

Yaya Suryana, Jurnalis dan Alumni Strata Satu (S1) Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB
X