ESAI : Peran guru, sudahkah menjadi guru yang dirindukan?

photo author
Redaksi, Genmilenial
- Jumat, 12 Juli 2024 | 15:48 WIB
Ucu S.S, Pendidik dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 6 Subang
Ucu S.S, Pendidik dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 6 Subang

Untuk membangun sebuah bangsa tidak hanya diperlukan kemudahan mendapatkan ilmu pengetahuan bagi peserta didik, namun juga pembangunan karakter. 

Pembangunan karakter inilah yang seyogyanya saat ini terus mendapat perhatian. Bangsa Indonesia memiliki nilai adat pergaulan dan budaya leluhur yang sangat tinggi dan harmonis. 

Keberagaman budaya yang menjadi pondasi dan menjadi nilai pergaulan hidup diantara masyarakat yang ramah, toleran, saling menghargai, saling menghormati, gotong royong dan lainnya, 

Ini harus terus terjaga dan terus terinternalisasi menjadi karakter dalam pergaulan setiap individu masyarakat, dan pembangunan karakter inilah peran guru yang sesungguhnya.

Baca Juga: Baru 3 bulan jabat Kapolsek, Iptu T. Geeta Sonjaya sebut situasi kamtibmas Cibogo kondusif termasuk hubungan dengan pabrik-pabrik

Dengan kemudahan mendapatkan informasi dan pengetahuan saat ini, peran guru saat ini tidak lagi menjadi pentransfer ilmu, namun sebagai pendamping, pembimbing dan penuntun peserta didik dalam mendapatkan ilmu pengetahuan serta menjaga karakter nilai-nilai bangsa agar terus tumbuh dalam diri peserta didik. 

Dengan perkembangan saat ini, maka akan berkembang pula psikologis anak dalam pelaksanaan pembelajaran. 

Guru saat ini dituntut untuk mengetahui pola-pola pembelajaran anak, karena setiap anak memiliki pola yang berbeda, sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zamannya. Selain itu guru harus mampu pula menghadirkan pembelajaran berdiferensiasi.

Dari keberadaan di atas, maka muncul pertanyaan, guru yang bagaimanakah yang saat ini diperlukan?

Baca Juga: Dua perkara masuk tahap penyidikan, Kasipidsus Kejari Subang harap masyarakat lebih aware dan kritis terhadap perilaku korupsi

Jawabannya adalah guru yang selalu dirindukan oleh peserta didiknya. Guru yang mampu menuntun peserta didiknya, memiliki kedekatan dengan peserta didik dan menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik. 

Guru yang dirindukan oleh peserta didiknya berarti mereka rindu untuk belajar dan dengan belajar mereka akan bertumbuh dengan nilai dan karakter yang positif. 

Guru harus mampu membentuk peserta didik yang tanguh, berintegritas, santun dan mampu beradaptasi dengan segala perubahan. 

Guru yang dirindukan akan memberikan dampak bagi kehidupan peserta didik dimasa mendatang. 

Baca Juga: Lakukan coklit, KPU Subang sambangi sejumlah tokoh Subang, salah satunya kediaman mantan Bupati Subang, H. Ruhimat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB
X