• Minggu, 18 Oktober 2026

ESAI : Pencegahan kekerasan di satuan pendidikan berbasis pancasila dan kearifan lokal di Provinsi Jawa Barat

photo author
Redaksi, Genmilenial
- Sabtu, 21 Oktober 2023 | 10:44 WIB
Idris Apandi, Anggota Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Barat 2019-2024
Idris Apandi, Anggota Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Barat 2019-2024

Kasus kekerasan atau perundungan (bullying) yang melibatkan pelaku yang masih di bawah umur harus ditangani dengan mengedepankan pendekatan edukasi dan humanistis.

Pendekatan hukum diupayakan semaksimal mungkin dihindari dalam penanganan kasus kekerasan dan perundungan (bullying) di satuan pendidikan.

Khusus pelaku, masih ada harapan untuk memperbaiki sikap dan perilakunya. Pembinaan, dialog, komunikasi dengan anak dan orang tua, serta disiplin positif bisa menjadi alternatif untuk mencegah terjadinya kekerasan dan perundungan (bullying) di satuan pendidikan.

Idris Apandi, Anggota Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Barat 2019-2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Feodalisme warisan budaya materi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:45 WIB

ESAI: Berkah Tuhan vs monopoli materi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:44 WIB

ESAI: Pada hari kemerdekaan, biarkan pekerja pulang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 01:26 WIB

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB
X