GENMILENIAL.ID - Masyarakat yang ingin mengetahui status desil penerima Bantuan Sosial atau bansos pada September 2026 kini dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui situs resmi Cek Bansos Kementerian Sosial atau Kemensos.
Pengecekan tersebut penting dilakukan karena penerima bansos pemerintah ditentukan berdasarkan peringkat desil tingkat kesejahteraan yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN.
Data tersebut diperbarui secara berkala sehingga masyarakat dapat memantau peringkat kesejahteraan keluarganya melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos.
Baca Juga: Jejak panjang kasus suap ATR BPN: Dari penggeledahan 3 ruang dirjen hingga kantor Summarecon Bogor
Dalam penyaluran bansos, tingkat kesejahteraan masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok atau desil.
Masyarakat yang berada dalam Desil 1 hingga Desil 4 menjadi kelompok prioritas untuk berbagai program bantuan sosial reguler.
Lantas, bagaimana aturan Desil 1 sampai 10 dan bagaimana cara mengecek desil bansos hanya menggunakan HP dan NIK KTP?
Aturan desil 1 sampai 10 penerima bansos
Desil merupakan peringkat yang menggambarkan tingkat kesejahteraan keluarga. Semakin rendah angka desil, semakin rendah pula tingkat kesejahteraan ekonomi keluarga yang tercatat dalam data.
Baca Juga: 4.987 Warga di Pekanbaru derita ISPA, buruknya kualitas udara imbas asap karhutla jadi penyebabnya
Berdasarkan informasi Kemensos, Desil 1 merupakan kelompok dengan kondisi ekonomi paling bawah.
Kelompok ini disebut sangat miskin, dengan kondisi seperti tidak memiliki pekerjaan tetap dan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Desil 2 masuk kategori miskin. Kelompok ini memiliki penghasilan rendah dan dinilai sangat rentan terhadap guncangan ekonomi karena tidak memiliki tabungan.
Sementara Desil 3 masuk kategori hampir miskin. Kondisi ekonominya tidak berada dalam kategori miskin ekstrem, tetapi masih rawan jatuh miskin apabila menghadapi persoalan seperti kehilangan pekerjaan atau masalah kesehatan.
Artikel Terkait
Skandal korupsi bansos: KPK hitung negara rugi Rp200 miliar, kakak Hary Tanoe dicegah ke luar negeri
Mensos ajukan tambahan Rp12 triliun ke DPR, fokus bansos tepat sasaran dan program makan lansia
Skandal korupsi bansos beras Rp200 miliar, Staf Ahli Mensos Edi Suharto jadi tersangka namun tetap bekerja
Dinsos Subang tegaskan kolaborasi filantropi jadi kunci jawab masalah sosial daerah
Viral mahasiswi Unesa kesulitan daftar beasiswa karena masuk desil 6, terungkap sempat terdata sebagai karyawati padahal masih sekolah
Nestapa pasangan lansia di Pekalongan yang tak kebagian bansos: Dituduh judol padahal HP pun tak punya
Cara ketahui penerimaan bansos PKH 2026, telusuri lewat situs hingga aplikasi resmi Kemensos