GENMILENIAL.ID — Desa Suka Jadi, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh pada akhir November 2025.
Derasnya arus air tidak hanya merendam, tetapi juga menyeret rumah-rumah warga hingga rata dengan tanah.
Banjir bandang datang membawa material kayu, lumpur, dan puing bangunan dengan kekuatan besar.
Sejumlah rumah warga hancur total, bahkan tidak menyisakan bentuk bangunan yang utuh. Salah satu warga Desa Suka Jadi menceritakan detik-detik saat rumahnya hilang terseret arus banjir.
“Tinggal tangga sama kamar mandi, terangkat dindingnya,” ujar warga tersebut dalam video yang diunggah akun Instagram @adjie.apk pada Minggu, 28 Desember 2025.
Rumah dan isinya hilang tak bersisa
Warga tersebut mengungkapkan, banjir datang dengan cepat dan langsung menghantam rumahnya. Tidak hanya bangunan utama, seluruh isi rumah pun ikut lenyap terbawa arus.
“Itu dicari nggak ketemu, lemari segala macam, tempat tidur, nggak ada wujudnya. Entah di mana,” ucapnya.
Ia menyebut, tidak satu pun barang pribadi yang bisa diselamatkan. Pakaian, perabot rumah tangga, hingga perlengkapan tidur hilang tanpa jejak, tertimbun lumpur atau hanyut bersama derasnya aliran air.
Kesaksian tersebut menggambarkan betapa besarnya kekuatan banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Tamiang, khususnya Desa Suka Jadi, yang berada di jalur aliran air saat hujan ekstrem mengguyur kawasan hulu.
Kini bertahan di tenda pengungsian BNPB
Pasca bencana, warga tersebut kini harus bertahan hidup di tenda pengungsian yang disediakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).