Masih terisolir, bantuan ke Desa Pasir Gayo Lues harus seberangi sungai deras dan jembatan tali

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 28 Desember 2025 | 12:04 WIB
Momen pengiriman bantuan ke Desa Pasir, Gayo Lues (Instagram/etnisgayo)
Momen pengiriman bantuan ke Desa Pasir, Gayo Lues (Instagram/etnisgayo)

GENMILENIAL.ID — Sebulan setelah bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera, upaya penyaluran bantuan ke daerah terdampak masih dihadapkan pada tantangan berat.

Akses jalan yang terputus akibat terjangan banjir dan longsoran tanah membuat sejumlah desa hingga kini masih terisolir.

Salah satu wilayah yang belum sepenuhnya pulih adalah Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Di kawasan ini, jalur darat belum bisa dilalui secara normal, sehingga distribusi bantuan logistik harus ditempuh melalui cara-cara berisiko, mulai dari jalur sungai hingga jembatan darurat.

Baca Juga: Wakapolda Jabar pastikan Tol Cipali aman saat libur Natal, Pos Terpadu KM 102 jadi titik kontrol utama

Perahu karet lawan derasnya arus sungai

Kondisi tersebut tergambar dalam video yang ramai beredar di media sosial, memperlihatkan gotong royong warga Desa Pasir bersama relawan dalam menyalurkan bantuan logistik.

Video itu diunggah oleh akun Instagram @etnisgayo pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Dalam rekaman tersebut, bantuan logistik harus diseberangkan menggunakan perahu karet melewati sungai yang cukup lebar dengan arus deras.

Warga dan relawan tampak bekerja sama mendorong dan menahan laju perahu agar tidak hanyut.

Baca Juga: IGD RSUD Subang penuh, Bupati turun langsung cari solusi dan dorong pelayanan lebih 'Ngabret'

Sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, terpal, serta logistik lainnya diangkut menggunakan perahu karet menuju seberang sungai, tempat warga Desa Pasir menunggu bantuan.

Di tengah perjalanan, perahu sempat terlihat oleng dan nyaris terseret arus, memperlihatkan betapa berbahayanya jalur distribusi yang harus dilalui demi memastikan bantuan sampai ke tangan warga.

Meniti jembatan tali demi layanan kesehatan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X