Ia tinggal bersama anak bungsunya, sementara anggota keluarga lainnya mengungsi terpisah.
“Tenda udah dapat, ini satu tenda satu kepala keluarga. Saya cuma berdua sama anak, anak yang kecil tinggal sama saya di sini,” katanya.
Baca Juga: Sebulan pascabanjir bandang, warga Desa Babo Aceh Tamiang masih butuh baju hingga tenda pengungsian
Tenda-tenda pengungsian kini berjejer di sepanjang jalur baru Desa Suka Jadi. Area tersebut menjadi pusat pengungsian warga yang kehilangan rumah akibat banjir bandang.
Desa Suka Jadi tertutup lumpur dan puing
Kondisi Desa Suka Jadi pascabanjir memperlihatkan kerusakan yang masif.
Dalam rekaman video, hampir tidak terlihat lagi rumah warga yang masih layak huni. Puing-puing kayu berserakan, sementara lumpur tebal menutup bekas bangunan dan jalan desa.
Desa Suka Jadi sendiri kerap luput dari perhatian karena jalur lama lebih banyak memperlihatkan kawasan Kota Lintang Bawah.
Baca Juga: Warga Tebing Tinggi Kalsel naik ke atap ambulans saat banjir bandang terjang permukiman
Namun, melalui jalan baru, dampak kerusakan terlihat jelas dengan deretan tenda pengungsi yang kini menjadi 'rumah sementara' warga.
Data korban banjir Sumatera
Sementara itu, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu, 27 Desember 2025, jumlah korban jiwa akibat rangkaian banjir dan longsor di Sumatera tercatat sebanyak 1.138 orang, dengan 163 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Bencana ini berdampak di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Adapun jumlah pengungsi tercatat sekitar 449.846 jiwa yang tersebar di berbagai titik pengungsian.
BNPB menyebutkan, pola pengungsian warga terbagi menjadi dua, yaitu tinggal di posko darurat seperti tenda pengungsian serta mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat atau keluarga terdekat.***
Artikel Terkait
Banjir bandang hantam Agam lagi, Sungai Maninjau penuh batu dan kayu hantam permukiman
Menunggu bantuan air bersih, warga Tamiang Hulu bertahan gunakan air sisa banjir untuk kebutuhan sehari-hari
Aktivis lingkungan Subang–Garut soroti kerusakan alam dan Blok Paseh, desak pemerintah ambil sikap tegas
Masih terisolir, bantuan ke Desa Pasir Gayo Lues harus seberangi sungai deras dan jembatan tali
Harga Sembako melambung hingga dua kali lipat, warga Takengon rela jalan kaki 5 jam ke Bener Meriah
Warga Tebing Tinggi Kalsel naik ke atap ambulans saat banjir bandang terjang permukiman
Sebulan pascabanjir bandang, warga Desa Babo Aceh Tamiang masih butuh baju hingga tenda pengungsian