Menunggu bantuan air bersih, warga Tamiang Hulu bertahan gunakan air sisa banjir untuk kebutuhan sehari-hari

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 27 Desember 2025 | 15:58 WIB
Warga di Tamiang Hulu, Aceh Tamiang menggunakan air sisa banjir untuk beraktivitas (Instagram/a.muhammadkurniawan.s)
Warga di Tamiang Hulu, Aceh Tamiang menggunakan air sisa banjir untuk beraktivitas (Instagram/a.muhammadkurniawan.s)

GENMILENIAL.ID Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tamiang tak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga memicu persoalan serius di sektor kesehatan.

Di Kecamatan Tamiang Hulu, sebagian warga masih terpaksa menggunakan air sisa banjir untuk mandi, mencuci, hingga membersihkan peralatan makan karena krisis air bersih belum sepenuhnya teratasi.

Kondisi darurat ini membuat warga berada dalam situasi rentan.

Air banjir yang berwarna coklat keruh dan diduga tercemar terpaksa dimanfaatkan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, meski berisiko terhadap kesehatan.

Baca Juga: Dapat bantuan via helikopter, warga Gayo Lues justru beri durian dan manggis untuk TNI

Gatal-gatal hingga koreng mulai dialami warga

Penggunaan air banjir mulai menimbulkan keluhan kesehatan. Salah satu warga Tamiang Hulu mengungkapkan bahwa dirinya dan anggota keluarga mengalami gangguan kulit setelah menggunakan air tersebut.

“Biasanya kan mandi pakai air bersih dari PAM. Sekarang pakai air sumur, dan air sumur itu juga dari sisa banjir,” ujar warga tersebut dalam unggahan akun Instagram @a.muhammadkurniawan.s, dikutip Sabtu, 27 Desember 2025.

Ia menduga air yang digunakan telah tercemar bakteri.

“Entah airnya kena apa, datang dari mana. Mungkin bakteri nempel ke kulit,” lanjutnya.

Baca Juga: Banjir bandang hantam Agam lagi, Sungai Maninjau penuh batu dan kayu hantam permukiman

Keluhan tak berhenti di situ. Anak dari warga tersebut bahkan mengalami koreng akibat gatal-gatal yang muncul di kulit.

“Itu korengan anak saya. Saya juga kena gatal-gatal,” ungkapnya.

Air banjir dipakai untuk mencuci peralatan makan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X