Warga Tebing Tinggi Kalsel naik ke atap ambulans saat banjir bandang terjang permukiman

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 28 Desember 2025 | 12:34 WIB
Banjir bandang terjadi di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan pada Sabtu pagi, 27 Desember 2025 (Instagram/bangyadi_2968)
Banjir bandang terjadi di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan pada Sabtu pagi, 27 Desember 2025 (Instagram/bangyadi_2968)

GENMILENIAL.ID — Banjir bandang kembali menerjang wilayah Kalimantan Selatan. Sejumlah kawasan di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, dilanda banjir bandang pada Sabtu pagi, 27 Desember 2025, setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak sehari sebelumnya.

Luapan air datang secara tiba-tiba dengan arus deras, menerjang permukiman warga dan melumpuhkan aktivitas masyarakat.

Ketinggian air bahkan dilaporkan mencapai dada orang dewasa di beberapa titik terdampak.

Permukiman warga terendam arus deras

Banjir bandang terjadi akibat meningkatnya debit air sungai usai hujan lebat yang mengguyur wilayah Balangan sejak Jumat, 26 Desember 2025.

Baca Juga: Harga Sembako melambung hingga dua kali lipat, warga Takengon rela jalan kaki 5 jam ke Bener Meriah

Air berwarna cokelat dan keruh mengalir deras ke kawasan permukiman warga, terutama di Desa Sungsum, Kecamatan Tebing Tinggi.

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, terlihat arus air menggenangi rumah-rumah warga dan jalan desa. Aktivitas masyarakat lumpuh total karena akses jalan tertutup banjir.

“Banjir bandang dengan arus deras menerjang pemukiman, melumpuhkan aktivitas warga, dan merendam rumah-rumah,” tulis keterangan video yang diunggah akun Instagram @bangyadi_2689 pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Dramatis, warga naik ke atap mobil ambulans

Situasi mencekam terlihat dalam video lain yang memperlihatkan warga terjebak di jalan Desa Ju’uh.

Baca Juga: Masih terisolir, bantuan ke Desa Pasir Gayo Lues harus seberangi sungai deras dan jembatan tali

Sebuah mobil ambulans tampak terhenti karena derasnya arus banjir, sementara ketinggian air sudah mencapai hampir separuh badan truk yang berada di lokasi.

Dalam rekaman tersebut, dua orang warga terlihat duduk di atas atap mobil ambulans untuk menghindari derasnya arus air.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X