Banjir bandang hantam Agam lagi, Sungai Maninjau penuh batu dan kayu hantam permukiman

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 26 Desember 2025 | 21:23 WIB
Banjir bandang dengan material kayu hingga batu kembali menghantam Agam, Sumatera Barat (Instagram/info_agam - pdg24jam)
Banjir bandang dengan material kayu hingga batu kembali menghantam Agam, Sumatera Barat (Instagram/info_agam - pdg24jam)

GENMILENIAL.ID — Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kembali memicu banjir bandang pada Kamis, 25 Desember 2025.

Wilayah Jorong Pasa Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, menjadi salah satu titik terdampak setelah menerima kiriman air bercampur lumpur, bongkahan batu, dan puing kayu dari hulu.

Banjir kali ini kembali mengingatkan warga akan ancaman galodo yang belum sepenuhnya usai, meski wilayah tersebut sebelumnya telah diterjang banjir bandang besar pada akhir November lalu.

Baca Juga: Aki alat berat dicuri, warga Lapau Munggu terpaksa perkuat tanggul sungai secara manual

Aliran air dengan arus cukup deras tampak meluap ke badan jalan hingga masuk ke permukiman warga, menyebabkan akses transportasi sempat terputus.

Air bercampur batu dan kayu masuk ke permukiman

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, banjir terlihat membawa material berat berupa batu berbagai ukuran serta potongan kayu.

Video yang diunggah akun Instagram @info_agam menunjukkan derasnya air masuk ke kawasan Muaro Pisang, Maninjau, pada siang hari.

Hujan deras dilaporkan turun sejak pagi hari dan tak kunjung reda hingga siang.

Baca Juga: Bukan sekadar simbol, toleransi lintas agama di Dusun Thekelan hidup sebagai tradisi turun-temurun

Kondisi tersebut membuat debit sungai meningkat cepat dan tak mampu lagi menampung aliran air dari wilayah hulu.

Dalam rekaman tersebut, tampak warga berlarian menjauh dari aliran air yang semakin deras, berusaha menyelamatkan diri sebelum banjir meluas ke rumah-rumah lainnya.

Panik warga saat galodo datang mendadak

Kepanikan warga tak terelakkan ketika air bercampur batu tiba-tiba masuk ke lingkungan tempat tinggal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X