KSAD Maruli Simanjuntak akui malu rumah dinas TNI jadi markas judi online

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:59 WIB
KSAD Maruli Simanjuntak mengaku malu soal rumdin TNI di Cijantung jadi markas judol (Instagram/sahabat.bm92 - X/murtadhaOne1)
KSAD Maruli Simanjuntak mengaku malu soal rumdin TNI di Cijantung jadi markas judol (Instagram/sahabat.bm92 - X/murtadhaOne1)

Barang bukti tersebut meliputi 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan kartu tanda penduduk (KTP).

Baca Juga: Prabowo sudah dikunci Golkar untuk Pilpres 2029, bagaimana nasib Gibran?

Keberadaan puluhan komputer di lokasi menjadi bagian dari barang bukti yang diperiksa aparat untuk mendalami dugaan aktivitas perjudian daring di rumah dinas tersebut.

Namun, keterkaitan setiap barang dengan kegiatan yang diselidiki tetap menjadi bagian dari proses pemeriksaan.

Selain mengamankan warga sipil, petugas turut menahan seorang perwira TNI, yakni Letnan Kolonel Infanteri Arman, yang disebut sebagai pemilik asli rumah dinas tersebut.

Kasus ini selanjutnya menjadi perhatian internal TNI AD, terutama terkait dugaan penyalahgunaan fasilitas dinas dan keterlibatan personel militer. Maruli memastikan pihaknya akan menindak tegas anggota yang terbukti terlibat.

Baca Juga: Pekatnya kabut asap selimuti Palangka Raya: Sudah 3 bulan tidak melihat langit biru

Penegasan KSAD tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dugaan pelanggaran yang mencoreng nama institusi tidak akan dibiarkan begitu saja.

Proses pemeriksaan diharapkan dapat mengungkap peran masing-masing pihak dalam kasus rumah dinas TNI yang diduga digunakan sebagai markas judi online itu.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X