GENMILENIAL.ID – Mantan Wakil Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) periode 2014–2019, Budianto Tarigan, menyarankan Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatan Wakil Presiden RI.
Saran tersebut disampaikan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan terkait perkara syarat pendidikan Gibran saat mencalonkan diri pada Pilpres 2024.
Pernyataan Budianto disampaikan dalam podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV.
Ia menilai pengunduran diri dapat menjadi pilihan untuk menyikapi polemik yang berkembang setelah putusan MK.
“Saya sarankan sebagai pernah berteman dengan akal dan pikiran yang jernih, sebaiknya Gibran mengundurkan diri dari wakil presiden,” kata Budianto dalam video tersebut.
Menurut Budianto, keputusan mundur akan menjadi sikap yang terhormat dan menunjukkan tanggung jawab di tengah perdebatan mengenai persyaratan pendidikan Gibran.
“Lebih baik ambil sikap mundur, meninggalkan legasi, sikap yang terhormat kesatria daripada ini dibiarkan malah nanti ekspektasinya bisa ke mana-mana,” ujarnya.
Budianto singgung martabat keluarga Jokowi
Budianto juga mengaitkan sarannya dengan upaya menjaga martabat keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Baca Juga: Prabowo sudah dikunci Golkar untuk Pilpres 2029, bagaimana nasib Gibran?
Ia meminta Jokowi dan Iriana Joko Widodo mempertimbangkan kepentingan bangsa dalam menyikapi polemik tersebut.
“Ini nasihat dari seorang teman yang enggak ada kepentingan aneh-aneh selain untuk menjaga martabat keluarga dan termasuk anak cucunya,” kata Budianto.
Ia menilai persoalan yang terus berkembang dapat menambah beban politik bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Artikel Terkait
Gugatan ijazah Gibran tak dapat diterima MK, kuasa hukum sujud syukur
Prof Uceng ungkap makna politik putusan MK terkait Gibran, ada 'stempel' baru?
Gara-gara sidang ijazah Gibran, 9 hakim MK dilaporkan ke MKMK
Putusan MK soal ijazah Gibran disorot, PDIP dorong DPR ambil langkah
Surat usulan pemakzulan Gibran viral, Nasdem segera minta klarifikasi Tonny Tesar
Kasus ijazah Gibran memanas, Bambang Widjojanto sebut ada operasi senyap KPU
Prabowo sudah dikunci Golkar untuk Pilpres 2029, bagaimana nasib Gibran?