GENMILENIAL.ID - Wali Kota Palembang Ratu Dewa meminta maaf setelah pernyataannya yang menyebut kata 'enjoy' saat ditanya mengenai kondisi kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi viral di media sosial.
Pernyataan tersebut menuai reaksi masyarakat, terutama di tengah kondisi kabut asap yang dalam beberapa waktu terakhir ramai dikeluhkan warga melalui media sosial.
Dewa kemudian memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf melalui akun Instagram resminya, @ratudewa, pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Baca Juga: Surat usulan pemakzulan Gibran viral, Nasdem segera minta klarifikasi Tonny Tesar
Ratu Dewa minta maaf kepada warga
Dalam unggahannya, Dewa menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang terdampak karhutla, baik yang berada di wilayah Kota Palembang maupun yang terdampak asap dari luar daerah.
“Dengan kerendahan hati, saya meminta maaf dengan warga yang terdampak karhutla baik yang ada di dalam Kota Palembang maupun dampak dari luar yang menyebabkan asap terus menerus,” tulis Dewa.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang melalui Tim Damkar dan BPBD terus berupaya menangani titik api.
Baca Juga: Viral turis WNI diduga beri plastik ke rusa di Jepang, begini klarifikasinya
Menurutnya, tim tersebut setiap hari berada dalam kondisi siaga untuk melakukan pemadaman.
Selain penanganan titik api, Dewa menyebut pemerintah juga menyiapkan tim kesehatan yang melakukan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.
Posko kesehatan turut disiapkan untuk menangani persoalan kesehatan akibat kondisi kabut asap.
Edukasi mengenai penggunaan masker juga diberikan kepada warga yang terdampak.
Baca Juga: KSAD Maruli Simanjuntak pastikan tindak tegas prajurit yang fasilitasi rumah dinas untuk judi online
Artikel Terkait
Akses sulit karhutla di Bukit Peramas Taman Nasional Gunung Palung Kalbar: Petugas basahi area sekitar kebakaran, halau api merembet lebih luas
4.987 Warga di Pekanbaru derita ISPA, buruknya kualitas udara imbas asap karhutla jadi penyebabnya
Ramai unggahan warga Kalsel keluhkan kabut asap karhutla makin tebal: Sudah berbulan-bulan hirup asap setiap hari
Karhutla melanda Kalimantan, siswa Kaltim hingga Kalbar masih menanti sekolahnya kembali dibuka
Karhutla Kalsel meluas, kobaran api menyala di dekat RSJ Sambang Lihum
Kemenkes: 40 Ribu balita di wilayah terdampak karhutla terkena ISPA
17 Ribu kasus ISPA Palembang imbas kabut asap karhutla: Paru-paru jadi taruhan