Kemenkes soroti konsumsi rokok, jadi akar penyebab stunting di Indonesia

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 29 September 2025 | 05:36 WIB
Ilustrasi rokok - konsumsi rokok besar dalam keluarga jadi penyebab stunting (Freepik/freepik)
Ilustrasi rokok - konsumsi rokok besar dalam keluarga jadi penyebab stunting (Freepik/freepik)

Polemik rokok dan industri

Di sisi lain, kebijakan tarif cukai rokok yang tinggi menuai perdebatan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kebingungannya saat mengetahui tarif cukai tinggi justru tidak selalu berbanding lurus dengan penerimaan negara.

Baca Juga: Kosongnya stok BBM di SPBU swasta, pengamat soroti perubahan pola masyarakat hingga solusi kolaborasi dengan Pertamina

“Cukai rokok sekarang 57 persen, tinggi banget. Rupanya kebijakan itu bukan hanya income saja di belakangnya, tapi memang policy untuk mengecilkan konsumsi rokok,” kata Purbaya di kantor Ditjen Pajak, Jakarta, 19 September 2025.

Menurutnya, kebijakan ini berimbas pada penyusutan industri rokok dan tenaga kerja.

“Nggak boleh dengan policy untuk membunuh industri rokok, tenaga kerja dibiarin tanpa kebijakan bantuan dari pemerintah,” tegasnya.

Purbaya menekankan perlunya keseimbangan antara kepentingan kesehatan dan keberlangsungan industri agar tidak menimbulkan dilema baru.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X