Kemenkes soroti konsumsi rokok, jadi akar penyebab stunting di Indonesia

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 29 September 2025 | 05:36 WIB
Ilustrasi rokok - konsumsi rokok besar dalam keluarga jadi penyebab stunting (Freepik/freepik)
Ilustrasi rokok - konsumsi rokok besar dalam keluarga jadi penyebab stunting (Freepik/freepik)

 

GENMILENIAL.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyoroti konsumsi rokok yang dinilai berlebihan hingga mengalahkan kebutuhan pokok keluarga.

Kondisi ini disebut menjadi salah satu penyebab tingginya angka stunting di Indonesia.

Perwakilan Tim Kerja Paru, Otak, dan Kardiovaskular Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Kemenkes, Hanifah Rogayah, menyebut pengeluaran rumah tangga untuk rokok bahkan lebih besar dibanding kebutuhan pangan.

“Rokok itu mengalahkan dari konsumsi beras di rumah tangga. Ini juga menjadi kenapa pemerintah kita mengatur kembali dikaitkan dengan penggunaan produk rokok dan rokok elektronik,” ujar Hanifah dalam diskusi publik di Jakarta, Rabu, 24 September 2025.

Baca Juga: Buramnya nasib tax amnesty, Menkeu Purbaya tolak, serikat buruh ikut kecam

Hanifah menegaskan, fokus pemerintah saat ini tidak hanya pada penanganan penyakit, tetapi juga menurunkan angka stunting.

“Kalau belanja rumah tangga lebih besar untuk rokok, pemenuhan gizi keluarga akan terganggu,” tambahnya.

Data penelitian Pusat Kajian Jaminan Sosial UI (2018) menunjukkan, balita dengan orang tua perokok tumbuh 1,5 kg lebih rendah dibanding anak dari orang tua bukan perokok.

Sementara 5,5 persen balita dari keluarga perokok berisiko lebih tinggi mengalami stunting.

Hal senada diungkap Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Endang Sumiwi.

Baca Juga: Telisik persoalan 2 desa di Bogor yang terancam dilelang, Mendes minta pemerintah dan DPR bertindak

“Kalau mau berkontribusi menurunkan stunting, para orang tua lebih baik gunakan uang untuk membeli protein hewani seperti telur,” katanya, dikutip dari laman resmi Kemenkes, 7 Juni 2023.

Berdasarkan data Susenas 2021, pengeluaran keluarga untuk rokok tercatat tiga kali lebih besar dibanding untuk memenuhi kebutuhan protein.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X