Boy menuturkan, ayahnya merupakan sosok yang berjuang keras sejak kecil dan tak menyerah meski menjadi yatim di usia 11 tahun.
“Karena keuletan dan integritasnya, beliau bisa dipercaya dan berhasil mendidik anak-anaknya dengan baik,” ucapnya.
Masjid At-Thohir, warisan spirit kemanusiaan
Boy menambahkan, pembangunan Masjid At-Thohir menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai yang ditanamkan oleh ayahnya, yakni kerja keras yang dibarengi kepedulian sosial dan spiritual.
“Sebisa mungkin kami berkontribusi untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya.
“Yang penting bukan hanya hebat di bisnis, tapi juga dalam memanusiakan manusia. Harus seimbang antara urusan dunia dan spiritual,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Sapa masyarakat Subang, SBY : Jika Prabowo menang, Demokrat kembali berada di pemerintahan
Soroti masyarakat yang sangsi ke Danantara, SBY minta Rosan Roeslani cs tepis hingga buktikan kecemasan warga RI Itu tak terjadi
SBY soroti konflik Iran vs Israel: Dunia bisa di ambang malapetaka jika lima pemimpin dunia salah langkah
SBY kritik dunia yang dikuasai ego dan ambisi, serukan aksi nyata hadapi krisis iklim
Dirawat di rumah sakit, SBY tetap melukis: Semangat berkarya meski tangan diinfus
H. Anharudin ikut Bimtek Nasional Demokrat di Pacitan, dihadiri SBY dan AHY
SBY serukan dialog pasca demo, optimistis Indonesia lebih baik di bawah Prabowo