SBY kritik dunia yang dikuasai ego dan ambisi, serukan aksi nyata hadapi krisis iklim

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 7 Juli 2025 | 15:06 WIB
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (YouTube.com/Susilo Bambang Yudhoyono)
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (YouTube.com/Susilo Bambang Yudhoyono)

GENMILENIAL.ID – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), melontarkan kritik tajam terhadap sikap para pemimpin dunia yang dinilainya abai terhadap isu lingkungan dan krisis iklim.

Dalam peluncuran lagu bertajuk Save Our World di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Rabu, 2 Juni 2025, SBY menyampaikan keprihatinannya atas makin redupnya kesadaran global dalam menghadapi perubahan iklim.

“Kalau situasi masih seperti ini, saya khawatir makin menjauh kesadaran dunia untuk melawan perubahan iklim, untuk mengurangi kemiskinan sejagat,” ujar SBY melalui siaran resmi kanal YouTube-nya.

Baca Juga: Usai diapresiasi Presiden Prabowo, Pocil Subang diganjar penghargaan oleh Kapolres: Ini hasil pembinaan karakter sejak dini

Menurut SBY, dunia saat ini lebih disibukkan oleh konflik geopolitik, ambisi kekuasaan, dan ego sektoral, yang membuat isu perubahan iklim terlupakan.

Ia menegaskan bahwa tanpa kolaborasi lintas sektor dan komitmen kolektif, krisis lingkungan tidak akan mungkin bisa diatasi.

“Semua elemen di sebuah negara harus bekerja penuh. Mesin harus berfungsi secara efektif. Pengambil kebijakan, pemimpin pusat dan daerah, masyarakat sipil, hingga akademisi dan pendidik—semua harus bergerak bersama,” katanya.

Ia juga menolak pandangan bahwa isu lingkungan hanya menjadi tanggung jawab kementerian tertentu atau para pakar.

Baca Juga: Wuling Air EV terbakar di Bandung, publik soroti keamanan baterai LFP

Menurutnya, semua pihak harus menyadari bahwa krisis iklim bukan perkara sepele.

“Ini bukan main-main. Tidak boleh hanya menggantungkan pada expert atau kementerian lingkungan hidup. Harus ada tanggung jawab kolektif, dan itu bisa dimulai dari diri sendiri,” tegasnya.

SBY menutup pesannya dengan harapan agar dunia tidak terus-menerus tenggelam dalam ego dan konflik, namun bangkit untuk menyelamatkan bumi demi generasi mendatang.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X