GENMILENIAL.ID — Penyelenggaraan Festival Galuh Pakuan Cup Seri IX di Kabupaten Subang kembali menarik perhatian kalangan akademisi dan budayawan nasional.
Festival budaya yang digelar Lembaga Adat Karaton Galuh Pakuan itu dinilai telah melampaui batas kegiatan kebudayaan daerah dan layak mendapat pengakuan pada level kebijakan nasional.
Pandangan tersebut disampaikan Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. Hj. Tati Narawati, yang menyebut Festival Galuh Pakuan Cup sebagai perhelatan budaya berskala besar dengan standar nasional, baik dari sisi penyelenggaraan, kualitas peserta, maupun keterlibatan akademisi lintas perguruan tinggi.
Baca Juga: Kehilangan rumah akibat banjir, bocah pengungsi Aceh ini tak minta mainan: Aku mau ngaji
Menurut Prof. Tati, ribuan peserta dari berbagai provinsi, dewan juri yang terdiri atas profesor dan doktor dari sejumlah universitas, serta sistem kurasi yang terstruktur menunjukkan bahwa festival ini bukan sekadar ajang seni tradisi, melainkan ruang akademik dan kebudayaan yang memiliki dampak luas.
Skala nasional, daya tarik multisektor
Festival Galuh Pakuan Cup Seri IX tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya, tetapi juga magnet ekonomi dan pariwisata daerah.
Kehadiran peserta, pendamping, serta pengunjung dari luar daerah turut menggerakkan sektor UMKM, penginapan, hingga transportasi lokal di Subang.
Baca Juga: Jawab julukan 'Bupati Beton', Kang Rey tekankan layanan publik bersih dan kerja terukur
Prof. Tati menilai, dengan dampak sebesar itu, festival ini seharusnya masuk dalam agenda kebudayaan yang berada di bawah payung kebijakan kementerian terkait, agar keberlanjutannya memiliki kepastian dukungan dan legitimasi nasional.
“Secara logika kebijakan, kegiatan sebesar ini sudah berada di level nasional. Maka sudah semestinya pengakuannya juga berada di level yang sama,” ujarnya.
Isu sertifikasi dan pengakuan akademik
Salah satu perhatian akademisi adalah perubahan otoritas penandatangan sertifikat Festival Galuh Pakuan Cup.
Baca Juga: Akhir penantian 14 hari: Wanita di Sibolga akhirnya temukan jasad orang tua tertimbun longsor
Artikel Terkait
Festival spektakuler Sawindu Galuh Pakuan Cup Seri VIII resmi dibuka di Kabupaten Subang
Festival Jaipong Kreasi Galuh Pakuan Cup Seri VIII, 10 peserta masuk jadi finalis kategori tunggal senior
Ikuti Festival Jaipong Kreasi Galuh Pakuan Cup Seri VIII, kedua peserta dari Bandung ini optimis bisa juara
Hidupkan roda ekonomi, seperti ini kata para pedagang dengan adanya Festival Galuh Pakuan di Kabupaten Subang
Ingin lanjutkan sekolah, penari cilik dari Tasikmalaya bercita-cita ingin jadi juara pada Festival Galuh Pakuan di Kabupaten Subang
Talkshow internasional 'Telling China’s Story' digelar di UPI, Raja Galuh Pakuan jadi pembicara utama
Festival Galuh Pakuan Cup IX tarik ribuan peserta, jadi magnet ekonomi budaya Subang