Dirawat di rumah sakit, SBY tetap melukis: Semangat berkarya meski tangan diinfus

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 20 Juli 2025 | 15:58 WIB
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono saat melukis di tengah proses perawatan medis (Instagram/aniyudhoyono)
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono saat melukis di tengah proses perawatan medis (Instagram/aniyudhoyono)

GENMILENIAL.ID — Di tengah perawatan medis yang dijalaninya di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap menunjukkan semangat luar biasa untuk berkarya.

Sosok yang dikenal sebagai pemimpin sekaligus seniman itu terekam tengah melukis di atas ranjang rumah sakit, meski tangan kanannya masih terhubung infus.

Momen mengharukan ini dibagikan langsung oleh sang istri, Ani Yudhoyono, melalui akun Instagram pribadinya, @aniyudhoyono, pada Sabtu, 19 Juli 2025.

Baca Juga: Semangat Margono Djojohadikusumo dihidupkan kembali di tanah Jawara: Nasionalisme, ekonomi, dan lagu cinta

Dalam unggahan tersebut, terlihat SBY duduk santai dengan kaus biru, menggoreskan kuas di atas kanvas, menyalurkan kerinduan pada hobi yang telah menemaninya sejak pensiun dari dunia politik.

"Bapak SBY sedang menjalani perawatan di RSPAD," tulis Ani.

"Ada satu hal yang beliau rindukan, yaitu melukis. Karena itulah, pagi ini seperangkat alat lukis digelar di kamar perawatan," lanjutnya.

Meski belum sepenuhnya pulih, keluarga menyebut kondisi SBY terus menunjukkan perkembangan positif.

Baca Juga: Jokowi: Masuk Senayan bukan lagi target, tapi keharusan untuk PSI di Pemilu 2029

Melukis pun menjadi salah satu terapi mental sekaligus bentuk semangat untuk terus bergerak dan berkarya di tengah masa pemulihan.

Dalam unggahan tersebut, Ani juga mengajak masyarakat luas untuk turut mendoakan kesembuhan suaminya.

"Mohon doa terbaik dari sahabat semua agar Bapak SBY lekas pulih," tutup pernyataan dalam unggahan itu.

Potret ini memperlihatkan sisi lain dari SBY, bukan hanya sebagai mantan presiden dan jenderal purnawirawan, tetapi juga sebagai seniman yang tak pernah berhenti mencintai kehidupan lewat warna dan kanvas, bahkan di tengah sakit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X