GENMILENIAL.ID – Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri Haul ke-9 Almarhum Haji Mochamad Thohir di Masjid At-Thohir, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu, 2 November 2025.
Dalam kesempatan itu, SBY mengenang sosok mendiang sebagai figur pemimpin besar dengan semangat kerja keras, keuletan, dan keteguhan yang patut diteladani.
SBY: Sosok yang kuat, ulet, dan tak pernah menyerah
Dalam sambutannya, SBY menyebut Mochamad Thohir sebagai 'great leader' yang sukses karena memiliki karakter pantang menyerah dan semangat kerja tinggi.
Baca Juga: Ratusan peserta ramaikan IFG Synergy Day 2025, wujudkan kolaborasi dan kepedulian lintas sektor
“Beliau pekerja keras, siang dan malam. Saya juga pekerja keras, karena sio saya sio kerbau, katanya kalau mau sukses harus kerja keras,” ujar SBY disambut tawa ringan para tamu undangan.
“Itu beliau, kekuatan dan keteguhannya luar biasa. Sepertinya beliau ingin mewariskan bahwa untuk berhasil harus teguh, kokoh, ulet, dan tidak mudah menyerah,” imbuh Presiden ke-6 RI itu.
SBY menilai, dari karakter itulah lahir kepemimpinan sejati yang membawa Mochamad Thohir sukses di dunia usaha maupun dalam membangun hubungan sosial.
“Kalau saya ditanya, beliau memang is a great leader,” tegasnya.
Haul tahunan untuk menjaga silaturahmi
Putra almarhum, Garibaldi Thohir atau Boy Thohir, menjelaskan bahwa acara haul ini merupakan tradisi keluarga untuk menjaga silaturahmi sekaligus mengenang jasa sang ayah.
“Alhamdulillah ini yang kesembilan. Kami terus menjaga silaturahim dengan teman-teman beliau yang masih ada dan punya sejarah bersama,” kata Boy.
Dalam acara tersebut, hadir pula sejumlah tokoh nasional seperti Hatta Rajasa, Djoko Suyanto, dan Jero Wacik, serta keluarga besar Thohir.
Artikel Terkait
Sapa masyarakat Subang, SBY : Jika Prabowo menang, Demokrat kembali berada di pemerintahan
Soroti masyarakat yang sangsi ke Danantara, SBY minta Rosan Roeslani cs tepis hingga buktikan kecemasan warga RI Itu tak terjadi
SBY soroti konflik Iran vs Israel: Dunia bisa di ambang malapetaka jika lima pemimpin dunia salah langkah
SBY kritik dunia yang dikuasai ego dan ambisi, serukan aksi nyata hadapi krisis iklim
Dirawat di rumah sakit, SBY tetap melukis: Semangat berkarya meski tangan diinfus
H. Anharudin ikut Bimtek Nasional Demokrat di Pacitan, dihadiri SBY dan AHY
SBY serukan dialog pasca demo, optimistis Indonesia lebih baik di bawah Prabowo