Dari medsos ke jalanan: Pola aksi Gen Z global, dari Nepal hingga Peru pecahkan status quo politik

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 22 September 2025 | 21:26 WIB
Menyoroti pola aksi demonstrasi di Nepal hingga Peru yang diinisiasi oleh para generasi Z atau Gen Z (Unsplash.com/@Ehimetalor)
Menyoroti pola aksi demonstrasi di Nepal hingga Peru yang diinisiasi oleh para generasi Z atau Gen Z (Unsplash.com/@Ehimetalor)

Dengan orasi lantang di Taman Rizal dan Kuil EDSA, para demonstran menyebut korupsi sebagai alasan utama rakyat turun ke jalan.

Tokoh muda Sarah Elago menuding dinasti politik sebagai biang kerok.

“Lima puluh tiga tahun berlalu, namun pencuri dan koruptor tetap berkuasa. Apakah Anda akan membiarkan ini?” teriaknya disambut ribuan suara, “Tidak!”

Baca Juga: Dari SMK ke inovator digital: Wandi Irawan hemat Rp200 juta untuk Perumda Tirta Rangga Subang

Jejak di Nepal dan Prancis

Gelombang serupa sebelumnya terjadi di Nepal dan Prancis. Di Nepal, pemblokiran medsos justru memicu perlawanan yang menjatuhkan perdana menteri. Di Prancis, Gen Z menjadi garda depan menuntut perubahan politik.

Pola aksi yang berulang

Narasi yang muncul jelas: medsos menjadi panggung awal, lalu jalanan jadi arena nyata. Namun setiap gelombang aksi juga menghadirkan risiko bentrokan hingga korban jiwa.

Fenomena ini menunjukkan generasi muda global tengah mendobrak status quo politik di negaranya masing-masing, menjadikan media sosial bukan hanya ruang ekspresi, tetapi juga senjata perlawanan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X