Berdasarkan data RTI, IHSG sempat dibuka di level 5.899,26 dengan posisi tertinggi di 5.929,55 dan terendah di 5.850,57. Hal ini menunjukkan adanya tekanan pasar di awal perdagangan.
Aktivitas transaksi juga cukup tinggi dengan volume mencapai 3,60 miliar saham. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,14 triliun dengan frekuensi 259.927 kali.
Baca Juga: Polda Jatim gelar wayang kulit semalam suntuk di Banyuwangi, meriahkan HUT ke-80 Bhayangkara
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 226 saham menguat, 297 saham melemah, dan 191 saham tidak mengalami perubahan.
BBCA paling positif di Big Bank
Meski IHSG mengalami tekanan, saham BBCA justru menunjukkan kinerja yang relatif positif dibandingkan emiten bank besar lainnya.
Dari empat kelompok Big Bank, BBCA menjadi salah satu yang mencatatkan penguatan paling signifikan pada perdagangan pagi itu.
Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa saham BBCA masih memiliki daya tarik kuat di tengah fluktuasi pasar.
Baca Juga: Bahlil ungkap kedekatan Anthony Leong dengan Prabowo di Munas HIPMI, sebut loyal sejak 3 pilpres
Stabilitas kinerja dan kepercayaan investor menjadi faktor utama yang menopang pergerakan positif saham tersebut.
Dengan kondisi pasar yang dinamis, pernyataan Dasco menjadi sorotan karena memberikan sinyal optimisme terhadap saham perbankan, khususnya BBCA, di tengah tekanan IHSG.***
Artikel Terkait
OJK Soroti dana kelola BPI Danantara sebagai pemegang saham bank BUMN
Saham Boeing langsung anjlok usai insiden jatuhnya pesawat Air India di Ahmedabad
Reksa dana vs saham: Pilihan investasi tepat untuk pemula, mana yang lebih cocok?
Saham Nissan anjlok 6 persen usai Mercedes-Benz lepas kepemilikan Rp5,4 triliun
Fenomena September Effect: Pasar saham sering melemah, tapi lebih mirip mitos statistik
Mahfud MD soroti dominasi pihak China di proyek Whoosh: Saham Indonesia 60 persen, tapi jabatan strategis dikuasai ekspatriat
Boy Thohir beli 3,1 juta lembar saham Trimegah Sekuritas, tegaskan kepercayaan pada kondisi pasar modal RI