GENMILENIAL.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menanggapi keberadaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai pemegang saham di bank-bank BUMN.
OJK menilai langkah ini sebagai bagian dari upaya untuk menjaga kredibilitas sistem perbankan di Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa pengawasan yang dilakukan terhadap Danantara akan turut menjaga kredibilitas bank-bank BUMN dan integritas sistem perbankan secara keseluruhan.
Baca Juga: Menteri Trenggono minta Kemenkeu cairkan anggaran Rp2 triliun untuk bangun kampung nelayan
"Tentu saja ini untuk menjaga kredibilitas, kredibilitas sistem. Termasuk juga kredibilitas Danantara dan tentu saja dengan juga kredibilitas dari bank-bank," ujar Dian di Jakarta, Rabu, 4 Juni 2025.
Menurut Dian, bank-bank pelat merah yang berada di bawah pengelolaan Danantara mengapresiasi langkah tersebut.
Ia menambahkan bahwa keberadaan pengawas terpisah justru menjadi kekuatan bagi bank-bank tersebut.
Dian juga menyoroti potensi kolaborasi antara OJK dan Danantara untuk pendalaman pasar, mengingat dana kelolaan yang sangat besar.
Baca Juga: Menkes Budi minta MK tolak gugatan IDI, klaim UU kesehatan selaras konstitusi
Menurutnya, hal ini dapat membuka peluang untuk konsep investasi yang lebih canggih di masa mendatang.
"Kita juga sedang mempersiapkan banyak konsep yang belum diselesaikan, disclose secara rinci. Tetapi jelas itu kita sedang mengarah kepada pendalaman pasar yang lebih advance," ungkapnya.***
Artikel Terkait
Naik ke tingkat penyidikan, KPK usut dugaan korupsi dana CSR BI dan OJK
Tegaskan tak ada orang titipan, ini permintaan khusus Prabowo terkait Danantara
Soal Prabowo ingin evaluasi total, Rosan Roeslani bongkar Danantara kini kelola aset 844 perusahaan
Bahlil pastikan Kementerian ESDM akan atur porsi investasi Danantara di proyek energi nasional
Viral dana pinjol masuk tanpa pengajuan, OJK panggil dan periksa rupiah cepat
Rosan Roeslani: Suntikan modal ke Garuda dari Danantara masih dalam pembahasan
Empat perusahaan China minat bangun pabrik kendaraan listrik di RI, Danantara siap jadi mitra