OJK Soroti dana kelola BPI Danantara sebagai pemegang saham bank BUMN

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 6 Juni 2025 | 22:34 WIB
Ilustrasi Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (Dok. Perhimpunan Bank Nasional)
Ilustrasi Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (Dok. Perhimpunan Bank Nasional)

GENMILENIAL.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menanggapi keberadaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai pemegang saham di bank-bank BUMN.

OJK menilai langkah ini sebagai bagian dari upaya untuk menjaga kredibilitas sistem perbankan di Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa pengawasan yang dilakukan terhadap Danantara akan turut menjaga kredibilitas bank-bank BUMN dan integritas sistem perbankan secara keseluruhan.

Baca Juga: Menteri Trenggono minta Kemenkeu cairkan anggaran Rp2 triliun untuk bangun kampung nelayan

"Tentu saja ini untuk menjaga kredibilitas, kredibilitas sistem. Termasuk juga kredibilitas Danantara dan tentu saja dengan juga kredibilitas dari bank-bank," ujar Dian di Jakarta, Rabu, 4 Juni 2025.

Menurut Dian, bank-bank pelat merah yang berada di bawah pengelolaan Danantara mengapresiasi langkah tersebut.

Ia menambahkan bahwa keberadaan pengawas terpisah justru menjadi kekuatan bagi bank-bank tersebut.

Dian juga menyoroti potensi kolaborasi antara OJK dan Danantara untuk pendalaman pasar, mengingat dana kelolaan yang sangat besar.

Baca Juga: Menkes Budi minta MK tolak gugatan IDI, klaim UU kesehatan selaras konstitusi

Menurutnya, hal ini dapat membuka peluang untuk konsep investasi yang lebih canggih di masa mendatang.

"Kita juga sedang mempersiapkan banyak konsep yang belum diselesaikan, disclose secara rinci. Tetapi jelas itu kita sedang mengarah kepada pendalaman pasar yang lebih advance," ungkapnya.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X