Purbaya Everywhere: Saat gaya koboi Menkeu sorot publik, ekonom ingatkan publik jangan tertipu citra pejabat

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 22:18 WIB
Menyoroti pernyataan pakar ekonomi, Prof. Ferry Latuhihin terkait gaya koboi Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa (Instagram.com/@purbayayudhi_official - @akbarfaizal_uncensored)
Menyoroti pernyataan pakar ekonomi, Prof. Ferry Latuhihin terkait gaya koboi Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa (Instagram.com/@purbayayudhi_official - @akbarfaizal_uncensored)

Baca Juga: Setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, 214,82 ton narkoba dimusnahkan: Presiden soroti modus kartel dan PR rehabilitasi pecandu

Suntikan dana dan bansos dinilai belum struktural

Lebih jauh, Ferry mengkritik pola kebijakan pemerintah yang masih bergantung pada redistribusi fiskal dan program bantuan sosial (bansos) untuk menjaga daya beli.

“Ketika penerimaan negara gemuk, baru disuntik ke masyarakat. Tapi itu bukan langkah struktural,” tegasnya.

Menurut Ferry, kebijakan semacam itu hanya memberi efek jangka pendek terhadap konsumsi, tanpa memperkuat fondasi ekonomi jangka panjang seperti penciptaan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas.

Langkah administratif, bukan reformasi fiskal

Ferry juga menyoroti langkah Menkeu Purbaya menempatkan dana besar di Himbara. Menurutnya, kebijakan tersebut lebih bersifat administratif ketimbang strategi fiskal yang substantif.

Baca Juga: Motor ‘brebet’ usai isi pertalite di Jatim, Bahlil turunkan Tim Lemigas, Pertamina klaim distribusi sesuai SOP

“Sekarang Purbaya sering jadi perbincangan karena gaya koboinya, tapi yang penting itu kebijakannya apa. Pemindahan dana ke Himbara itu administratif saja, bukan reformasi fiskal nyata,” ujarnya.

Ferry menegaskan, pemerintah seharusnya lebih fokus memperluas peran sektor swasta dan menciptakan kebijakan fiskal yang mendorong produktivitas, bukan hanya mengandalkan pencitraan pejabat publik di media sosial.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X