Danantara targetkan negosiasi utang Whoosh rampung 2025, Menkeu Purbaya tegaskan tak akan ikut ke China

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 24 Oktober 2025 | 23:07 WIB
Danantara ungkap bakal pergi ke China untuk membahas skema pembayaran utang Whoosh (Instagram.com/@keretacepat_id)
Danantara ungkap bakal pergi ke China untuk membahas skema pembayaran utang Whoosh (Instagram.com/@keretacepat_id)

GENMILENIAL.ID – Chief Operation Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan negosiasi lanjutan dengan China terkait penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh.

Menurut Dony, tim Danantara akan segera berangkat ke China untuk menegosiasikan beberapa poin penting, termasuk skema pembayaran pinjaman, jangka waktu cicilan, dan penyesuaian suku bunga.

“Kita terus bernegosiasi, kami akan berangkat lagi untuk membahas term dari pinjaman, termasuk jangka waktu dan bunga,” ujar Dony kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis 23 Oktober 2025.

Baca Juga: Bangun kepercayaan publik, Kapolres Subang turun ke Pantura dengar langsung keluhan warga Legonkulon

Ia menargetkan kesepakatan restrukturisasi tersebut bisa rampung pada tahun 2025.

“Kami pastikan selesai tahun ini. Masalahnya nggak terlalu sulit secara korporasi, tinggal menentukan skema cicilan terbaik,” tambahnya.

Negosiasi melibatkan pemerintah, tapi bukan lewat APBN

Dony menjelaskan bahwa selain Danantara sebagai operator, pemerintah juga akan dilibatkan dalam negosiasi. Namun, ia menegaskan opsi penggunaan APBN untuk melunasi utang belum tentu diambil.

Baca Juga: Perumda Tirta Rangga Subang rotasi 23 pegawai, 3 disanksi nonjob karena indisipliner

“Menurut saya kita jangan terjebak pada perdebatan soal APBN. Kami akan cari opsi terbaik, mengikuti arahan pemerintah. Yang paling penting adalah operasional Whoosh tetap berjalan baik,” tegasnya.

Saat ini, menurut Dony, operasional Whoosh menunjukkan tren positif dengan jumlah penumpang harian mencapai 20–30 ribu orang.

“Itu membuktikan Whoosh memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dari sisi transportasi,” ujarnya.

Menkeu Purbaya tak akan ikut negosiasi ke China

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dirinya tidak akan ikut serta dalam rombongan negosiasi ke China.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X