GENMILENIAL.ID — Rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan masih menjadi tantangan serius di Indonesia.
Dalam momentum menuju usia ke-70 tahun, PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra) menghadirkan program ACTION (Agent of Change for Financial Literacy and Inclusion) dengan melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan #TujuhDekadeAsuransiAstra yang tidak hanya berfokus pada seremoni, tetapi juga kontribusi nyata bagi publik.
Baca Juga: Generasi muda Subang diajak bertani kakao, peluang usaha terbuka lebar di pasar global
Melalui ACTION, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia diajak untuk tidak sekadar menyusun ide, tetapi juga mengeksekusi program yang berdampak langsung pada peningkatan pemahaman keuangan masyarakat.
Presiden Direktur Asuransi Astra, Maximiliaan Agatiansius, menegaskan bahwa perusahaan ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui peningkatan literasi keuangan.
“Kami berharap generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai literasi dan inklusi keuangan,” ujarnya dalam Media Conference Kick Off #TujuhDekadeAsuransiAstra di Jakarta, Rabu 3 Juni 2026.
Baca Juga: Pengakuan penonton konser F4 Jakarta kena campak, dokter ingatkan penularan di venue
Mahasiswa turun langsung ke masyarakat
Berbeda dengan kompetisi pada umumnya, ACTION dirancang agar mahasiswa terlibat langsung di lapangan.
Peserta diminta mengidentifikasi persoalan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat, lalu merancang solusi yang aplikatif dan dapat dijalankan secara nyata.
Pendekatan ini dinilai penting karena persoalan literasi keuangan tidak cukup diselesaikan melalui sosialisasi satu arah.
Dibutuhkan peran aktif generasi muda sebagai jembatan antara informasi keuangan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
Baca Juga: Secarik surat Sony Sonjaya untuk Nanik S Deyang, diunggah usai ditetapkan tersangka oleh Kejagung
Artikel Terkait
5 Blunder asuransi jiwa yang bisa jadi bom waktu bagi finansial
IFG dukung AAUI Bali Rendezvous 2025: Dorong kolaborasi dan transformasi industri asuransi nasional
IFG dan bahana TCW dorong tata kelola investasi asuransi berbasis risiko lewat CFO Forum AAUI 2025
Konsolidasi asuransi wajib 2026: OJK soroti risiko liabilitas, due diligence, dan transparansi data
Perkuat tata kelola, IFG dorong transformasi asuransi berbasis kepentingan nasabah
Merger 15 asuransi BUMN jadi 3 entitas, strategi perkuat permodalan dan daya saing industri keuangan nasional
Asuransi bukan investasi, IFG ingatkan pentingnya literasi keuangan bagi konsumen