Tegaskan tak ada orang titipan, ini permintaan khusus Prabowo terkait Danantara

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 12 April 2025 | 19:59 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto saat acara peresmian Daya Anagata Nusantara (Danantara) (Instagram.com/@prabowo)
Presiden RI Prabowo Subianto saat acara peresmian Daya Anagata Nusantara (Danantara) (Instagram.com/@prabowo)

GENMILENIAL.ID - Presiden Prabowo kembali menyatakan bahwa tidak ada ‘orang titipan’ di dalam tubuh Danantara.

Pernyataan tersebut sempat diutarakan oleh CEO Danantara, Rosan Roeslani yang menyampaikan pesan dari Prabowo.

“Bapak Presiden menyampaikan kepada kami, ‘Pilihlah orang-orang yang terbaik di dalam tim Danantara ini. Tidak boleh ada titipan-titipan. Pilih yang terbaik,’” kata Rosan usai pertemuan petinggi Danantara yang dipanggil Prabowo ke Istana, Jakarta, pada 5 Maret 2025.

“Tidak hanya di Indonesia, terbaik di dunia pun dimasukkan sebagai beberapa alternatif nama,” imbuhnya.

Baca Juga: Prabowo terang-terangan mengaku pernah mendapat peringatan dari Ray Dalio soal Danantara: Kamu akan dilawan

Kemudian dalam diskusi dengan para pemimpin redaksi media massa, Prabowo mengatakan kalau dirinya hanya melihat biodata nama-nama yang sudah diajukan oleh Rosan.

“Waktu saya disodorkan oleh Pak Rosan, ‘Dari mana kita rekrut, internasional, etc’ saya lihat biodatanya, cukup lumayan orang-orang ini, mampu di bidangnya, ya kan?” kata Prabowo, dikutip dalam video yang diunggah di YouTube Najwa Shihab pada Rabu, 9 April 2025.

Prabowo menegaskan kalau dirinya tidak mengubah siapapun nama yang sudah diajukan oleh Rosan.

“Enggak saya ubah satu pun dan enggak saya titip siapa,” tambahnya.

Baca Juga: Didit Hediprasetyo bikin heboh karena mengumpulkan anak presiden, Prabowo selalu beri pesan begini soal persahabatan meski jadi lawan politik

Namun, Prabowo menitipkan untuk ada komite yang menguasai teknologi di Danantara.

“Saya hanya minta harus ada komite teknologi, jadi semua proyek, karena proyeknya banyak processing, saya minta ada tim teknologi yang kuat,” ucap Prabowo.

“Kita minta dari fakultas-fakultas teknik, jadi lulusan macam-macam yang menguasai teknologi supaya menilai teknologi kita jangan dibohongi terus,” tandasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X