Kampus dan pemerintah daerah diminta bersinergi, Universitas Subang didorong jadi motor inovasi lokal

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 16:50 WIB
Wisuda Gelombang I dan peringatan Dies Natalis ke-XX Universitas Subang di Aula Pemda Subang pada Sabtu, 17 Mei 2025 (Dok. Istimewa)
Wisuda Gelombang I dan peringatan Dies Natalis ke-XX Universitas Subang di Aula Pemda Subang pada Sabtu, 17 Mei 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID - Dalam momentum Wisuda Gelombang I dan peringatan Dies Natalis ke-XX Universitas Subang, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menggarisbawahi pentingnya peran kampus dalam menggerakkan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Acara yang digelar pada Sabtu, 17 Mei 2025 di Aula Pemda Subang itu tak sekadar menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga menjadi ruang refleksi strategis hubungan antara dunia akademik dan pemerintah.

Dalam sambutannya, Kang Rey sapaan akrab Bupati Subang menyampaikan apresiasi kepada 312 wisudawan dan seluruh civitas akademika Universitas Subang.

Baca Juga: ESAI: Merawat keberagaman budaya

Ia menekankan bahwa Subang yang kini bergerak cepat di berbagai sektor, sangat membutuhkan dukungan dari lulusan-lulusan perguruan tinggi lokal yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian.

“Gunakan ilmu bukan hanya untuk mencari penghidupan, tapi juga memberi kehidupan. Subang membutuhkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan zaman dan berkontribusi langsung untuk masyarakat,” ujar Kang Rey.

Dengan tema besar 'Penguatan Kompetensi Komunikasi dan Transformasi Digital dalam Pembangunan Berbasis School of Empowering People', Universitas Subang menunjukkan arah orientasi yang sejalan dengan kebutuhan daerah yakni pembangunan berbasis potensi manusia dan pemanfaatan teknologi.

Baca Juga: Politik sebagai moralitas, bukan sekadar kekuasaan

Bupati juga menegaskan bahwa kampus tak lagi bisa dipandang sebagai menara gading. Dunia akademik harus mampu menjalin sinergi yang kuat dengan pemerintah dan masyarakat.

Ia membuka pintu selebar-lebarnya untuk kolaborasi, baik dalam bentuk riset, inovasi kebijakan, maupun penguatan SDM lokal.

“Kampus adalah mitra strategis. Kita butuh masukan dari dunia akademik agar pembangunan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga kualitas manusianya,” katanya.

Rektor Universitas Subang bersama Ketua Yayasan Kutawaringin menyambut baik ajakan kolaborasi tersebut, menegaskan komitmen kampus untuk lebih aktif dalam merespons persoalan dan kebutuhan daerah.

Baca Juga: Tom Lembong di sidang korupsi gula: KUHP tak bisa hukum orang kalau aturannya tak ada

Salah satu misi jangka menengah Universitas Subang adalah menjadikan kampus ini bereputasi nasional dan berwawasan global pada tahun 2028, tanpa meninggalkan akar lokalitas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X