Sejumlah kampus top Inggris tertarik dirikan cabang di Indonesia, Prabowo sambut baik kerja sama pendidikan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 1 Juni 2025 | 18:18 WIB
Momen Presiden RI, Prabowo Subianto berbincang dengan rombongan profesor Inggris Raya di kediamannya, Hambalang, Bogor. (Dok. Sekretariat Kabinet RI)
Momen Presiden RI, Prabowo Subianto berbincang dengan rombongan profesor Inggris Raya di kediamannya, Hambalang, Bogor. (Dok. Sekretariat Kabinet RI)

GENMILENIAL.ID - Sejumlah universitas ternama di Inggris Raya menyatakan minat untuk membuka kampus di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) RI, Mayor Teddy Indra Wijaya usai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Utusan Khusus Perdana Menteri Inggris Bidang Pendidikan, Prof. Sir Steve Smith, di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Jumat, 30 Mei 2025.

“Beberapa kampus terbaik di Inggris Raya sangat tertarik untuk mendirikan kampusnya di Indonesia,” ujar Teddy dalam keterangan resmi yang dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Minggu, 1 Juni 2025.

Baca Juga: Bos Sawit di Inhu diduga dibunuh pegawai sendiri, jasad belum ditemukan di Sungai Kuantan

Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama bilateral di bidang pendidikan antara Indonesia dan Inggris, termasuk kemungkinan pendirian cabang universitas top Inggris di tanah air.

Selain itu, juga dibahas upaya peningkatan jumlah pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di kampus-kampus terbaik di Inggris, baik secara langsung maupun melalui kampus cabang di Indonesia.

Delegasi Inggris yang hadir dalam pertemuan itu antara lain Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey, serta perwakilan dari Russell Group, konsorsium yang menaungi 24 universitas unggulan di Inggris Raya.

Baca Juga: Tiga bocah jadi korban, lansia di Pesanggrahan diringkus polisi karena dugaan pelecehan

Sejumlah pimpinan universitas yang hadir di antaranya Prof. Helen Bailey dari Queen Mary University of London, Prof. Funmi Olonisakin dari King’s College London, dan Prof. Tariq Ali dari University of Liverpool. Hadir pula Summer Xia, Direktur British Council untuk Indonesia.

Dari pihak Indonesia, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pendidikan tinggi Indonesia melalui kehadiran kampus-kampus internasional dan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk mengakses pendidikan berkelas dunia.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X