Dalam kondisi tersebut, musuh tidak lagi dipandang sebagai lawan politik atau negara yang memiliki kepentingan berbeda, tetapi sebagai pihak yang harus dimusnahkan.
Krisis kepercayaan di kalangan prajurit
Selain berdampak pada persepsi publik, narasi perang berbasis agama juga dinilai berpotensi memengaruhi kondisi psikologis dan moral prajurit di lapangan.
Sejumlah laporan dari organisasi yang memantau kebebasan beragama di lingkungan militer Amerika menyebut adanya pengaduan dari personel militer terkait penggunaan narasi keagamaan dalam pembenaran perang.
Baca Juga: Viral kasus pembuangan bayi di Bekasi, polisi ungkap motif pelaku takut diusir orang tua
Menurut Yanuardi, situasi seperti ini dapat menimbulkan krisis kepercayaan di kalangan prajurit, terutama jika perang tidak lagi dipahami sebagai keputusan politik rasional, melainkan sebagai bagian dari takdir keagamaan.
“Ketika konflik dipandang sebagai takdir agama, maka hukum perang, diplomasi, dan upaya penyelesaian damai bisa dianggap tidak relevan,” ujarnya.
Risiko konflik berkepanjangan
Yanuardi juga menyoroti hubungan politik antara kelompok nasionalis Kristen di Amerika Serikat dengan sejumlah tokoh politik yang mendukung kebijakan luar negeri agresif.
Baca Juga: Viral menu MBG berbelatung di Malang, operasional SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 dihentikan sementara
Menurutnya, aliansi tersebut berpotensi mendorong konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah.
Beberapa politisi bahkan menyebut konflik tersebut sebagai perang yang akan menentukan masa depan kawasan selama ratusan tahun.
“Jika konflik dibingkai sebagai perang agama, maka perang bisa berlangsung tanpa tujuan yang jelas dan sulit dihentikan melalui diplomasi,” kata Yanuardi.
Ia menilai pendekatan tersebut berpotensi merusak kredibilitas moral Amerika Serikat di mata dunia internasional.
Baca Juga: KPK ungkap peran bos Maktour Travel di kasus dugaan korupsi kuota haji era Menag Yaqut
Artikel Terkait
Konflik Iran-Israel dan dinamika baru Timur Tengah: Perspektif Yanuardi Syukur, peneliti UI
Iran, obor sains Islam yang terus menyala: Perspektif Yanuardi Syukur soal kejayaan intelektual negeri para Mullah
Israel, negara kolonial pemukim: Wawancara khusus dengan Yanuardi Syukur
Iran tak goyah meski Khamenei gugur, AS-Israel terjebak konflik panjang
Konflik Israel-Iran memanas, Mahfud MD minta RI kembali tegas ke politik bebas-aktif
Kapabilitas rudal Iran dan ancaman nuklir, ini analisis peneliti UI Yanuardi Syukur
Mojtaba Khamenei jadi pemimpin Iran, peneliti UI Yanuardi Syukur prediksi konflik Timur Tengah memanas