Viral menu MBG berbelatung di Malang, operasional SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 dihentikan sementara

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 13 Maret 2026 | 20:01 WIB
MBG SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 Kota Malang yang terdapat belatung hidup di menu yang dibagikan (Instagram/info_malang)
MBG SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 Kota Malang yang terdapat belatung hidup di menu yang dibagikan (Instagram/info_malang)

GENMILENIAL.ID - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lowokwaru Tulusrejo 2 di Kota Malang, Jawa Timur, dihentikan sementara operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah temuan makanan berbelatung dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kasus tersebut menjadi sorotan publik setelah video temuan belatung pada menu makanan yang dibagikan kepada siswa viral di media sosial.

Penghentian sementara operasional dilakukan sebagai langkah evaluasi terhadap pengolahan makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat program tersebut.

Baca Juga: KPK ungkap peran bos Maktour Travel di kasus dugaan korupsi kuota haji era Menag Yaqut

Dua hari berturut-turut ditemukan belatung

Temuan belatung pada makanan disebut terjadi selama dua hari berturut-turut.

Pada hari pertama, laporan berasal dari orang tua siswa yang menemukan belatung hidup pada menu puding stroberi yang dibagikan kepada anak mereka.

Video temuan tersebut kemudian beredar di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @info_malang.

“Bu, maaf ini ada belatungnya yang masih hidup. Ada di bagian ini sama sini,” terdengar dalam video yang beredar.

Baca Juga: Aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras oleh OTK sepulang podcast di Jakarta

Dalam rekaman itu, terlihat jelas adanya belatung yang masih bergerak di dalam makanan tersebut.

“Ini gerak-gerak belatungnya. Ini juga, iya apa bukan? Agak merinding,” lanjut suara dalam video tersebut.

Peristiwa itu diduga terjadi pada Rabu, 4 Maret 2026.

Keesokan harinya, Kamis, 5 Maret 2026, temuan serupa kembali dilaporkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X