Sempat trauma usai bencana, ibu suarni di Aceh Tengah menangis saat kembali ke area rumahnya yang hilang tersapu longsor

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 10 Februari 2026 | 16:19 WIB
Mengintip cerita pilu seorang ibu yang kembali datangi area rumahnya pascabencana longsor di Aceh Tengah (Instagram.com/@keber_gayo)
Mengintip cerita pilu seorang ibu yang kembali datangi area rumahnya pascabencana longsor di Aceh Tengah (Instagram.com/@keber_gayo)

Kini, lokasi tersebut hanya menyisakan tanah dan puing akibat terjangan longsor.

Tangisnya pecah, menggambarkan duka dan kehilangan yang belum sepenuhnya pulih meski waktu telah berlalu.

Baca Juga: Viral rekaman CCTV kecelakaan pemotor wanita di Bandung, tewas terlindas truk kontainer di Jalan Dayeuhkolot

Masih menumpang, harapkan hunian layak

Pasca-bencana, Ibu Suarni diketahui sempat tinggal di tenda pengungsian selama sekitar satu bulan. Setelah itu, ia terpaksa menumpang di rumah kerabatnya.

“Saat ini, ia menumpang di rumah kerabatnya, namun tidak dapat ditempati dalam waktu lama,” tulis akun tersebut.

Ibu Suarni berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera memberikan hunian layak, agar ia dan keluarganya bisa kembali hidup dengan aman dan tenang tanpa bayang-bayang trauma.

“Ia berharap segera mendapatkan rumah hunian yang layak agar bisa kembali hidup dengan aman dan tenang,” lanjut keterangan unggahan.

Baca Juga: Pegiat anti korupsi bedah peran Abdullah Azwar Anas dalam tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi, ada dugaan pelanggaran

Warganet kirim doa dan dukungan

Hingga Kamis, 5 Februari 2026, unggahan tersebut telah disukai oleh sekitar 3.860 pengguna Instagram. Kolom komentar pun dipenuhi doa dan dukungan dari warganet.

“Allah akan menggantikan rumahnya dengan yang lebih baik ya, Bu,” tulis akun @ekaabdullah.

“Insya Allah, rumah yang lebih baik akan datang, semoga diberikan kesabaran,” ungkap akun @dewihariayafitri.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X