Sempat viral di medsos, cerita warga Aceh Tamiang bertahan di SPBU saat banjir bandang: Enam hari tanpa makan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 10 Februari 2026 | 15:27 WIB
Momen warga Aceh Tamiang menyelamatkan diri saat banjir ketika terjebak SPBU (TikTok/ayank.17amu)
Momen warga Aceh Tamiang menyelamatkan diri saat banjir ketika terjebak SPBU (TikTok/ayank.17amu)

Selain ancaman banjir, persoalan terbesar yang mereka hadapi adalah kelaparan dan kehausan.

Baca Juga: Viral pelajar di Lampung Tengah lewati banjir dan jembatan kayu lapuk demi berangkat sekolah

Pemilik video mengungkapkan bahwa selama enam hari pertama, mereka nyaris tidak mendapatkan makanan sama sekali.

“Enam hari nggak makan, makanya nggak ada yang perlu disombongkan di dunia ini,” tulisnya, sembari mengungkap rasa syukur karena masih diberi keselamatan.

Saat ditanya warganet bagaimana cara menghadapi rasa lapar dan haus, ia menjawab dengan jujur dan mengharukan.

“Kalau lapar cuma bilang dalam hati, Ya Allah nanti kalau udah pulih semuanya saya mau balas dendam makan mie Aceh dan bakso. Habis itu nggak jadi lapar walaupun perut perih,” tuturnya.

Baca Juga: Momen dramatis damkar evakuasi kakek dan cucu saat kebakaran laundry di Bandung

“Pas haus, udah nggak ada air minum. Cukup mengkhayal minum jus aja, jadi langsung kenyang,” sambungnya.

Mie mentah jadi penyelamat di hari keempat

Harapan mulai muncul pada hari keempat, saat air perlahan surut. Warga yang terjebak mulai turun ke genangan air untuk mencari apa pun yang bisa dimakan.

“Setelah hari ke-4, air surut dan semua turun cari makanan. Ada yang dapat mie mentah, itu yang dimakan buat ganjal perut,” ujarnya.

Meski hanya mie mentah, mereka tetap bersyukur. “Mie mentah yang dimakan, tapi happy, Alhamdulillah,” tambahnya.

Baca Juga: Sound horeg tenggelam saat nyadran di Sidoarjo, perahu oleng diduga tak kuat beban 1 ton

Berebut roti di hari kelima

Memasuki hari kelima, warga akhirnya bisa merasakan makanan yang lebih layak. Seorang pedagang roti datang ke SPBU, disambut haru para pengungsi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X