Dua bulan pascabanjir, warga Kampung Jamat Aceh Tengah masih krisis air bersih

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 30 Januari 2026 | 23:06 WIB
Warga Kampung Jamat, Aceh Tengah mengalami krisis air bersih dua bulan pascabanjir (Instagram/serta_lia_gali)
Warga Kampung Jamat, Aceh Tengah mengalami krisis air bersih dua bulan pascabanjir (Instagram/serta_lia_gali)

GENMILENIAL.ID Krisis air bersih masih menghantui warga Kampung Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, meski bencana banjir telah berlalu hampir dua bulan lalu.

Hingga akhir Januari 2026, warga masih harus berjuang keras untuk mendapatkan air bersih demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi ini memaksa masyarakat setempat bergerak secara mandiri.

Dengan peralatan seadanya, warga bergotong royong menyambung pipa air agar aliran air bisa menjangkau permukiman mereka.

Baca Juga: Viral puluhan ambulans ke SMAN 2 Kudus, Kepala SPPG minta maaf dan siap tanggung jawab dugaan keracunan MBG

Gotong royong warga sambung pipa air darurat

Kondisi tersebut terungkap dalam unggahan akun Instagram @serta_lia_gali, yang memperlihatkan aktivitas warga Kampung Jamat saat bergotong royong menyambung pipa air pada Rabu, 28 Januari 2026.

“Kami disibukkan dengan gotong royong seperti hari ini, hari ke-61 pascabencana, kami masih berjuang mencari sumber air agar bisa mengalir ke rumah,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Dalam video terlihat warga memanggul pipa panjang, tali sling, hingga menyeberangi aliran sungai demi menyambungkan jalur air.

Baca Juga: Kronologi lengkap keracunan massal di SMAN 2 Kudus, 118 siswa alami mual hingga diare usai santap MBG

Pipa yang dipasang pun masih bersifat darurat karena keterbatasan sarana.

Pipa kerap hanyut, akses air belum stabil

Warga mengungkapkan bahwa upaya penyambungan pipa ini bukan pertama kali dilakukan.

Namun, pipa yang sebelumnya terpasang kerap hanyut terbawa arus saat debit sungai meningkat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X