GENMILENIAL.ID — Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November 2025 lalu masih menyisakan persoalan serius bagi warga terdampak, khususnya di Kabupaten Aceh Tengah.
Hingga awal Januari 2026, pemulihan belum sepenuhnya berjalan karena akses jalan dan jembatan di sejumlah desa masih terputus.
Kondisi tersebut membuat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kehidupan sosial warga terhenti.
Situasi inilah yang diungkapkan oleh pendakwah asal Yogyakarta, Salim A Fillah, saat mengunjungi wilayah terdampak banjir di Aceh Tengah.
Baca Juga: 8 Pejabat strategis dilantik, Bupati Subang janjikan birokrasi bersih dan profesional
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @salimfillah_official, Minggu 4 Januari 2026, Salim membagikan perbincangan singkatnya dengan seorang kepala desa atau reje di Aceh Tengah yang menyentuh perhatian publik.
Akses jalan terputus, ekonomi warga lumpuh
Salim menegaskan bahwa persoalan utama yang membuat warga menderita bukan semata kekurangan bantuan, melainkan akses darat yang belum pulih akibat jembatan putus dan longsor.
“Inilah yang membuat kami fokus pada perbaikan akses, karena ini sangat vital. Kalau akses terputus, ekonomi tidak bisa berputar, masyarakat tidak bisa jual beli,” ujar Salim dalam keterangannya.
Menurutnya, tanpa akses jalan yang layak, distribusi bantuan pun terhambat, sementara warga tidak bisa kembali bekerja seperti sebelum bencana terjadi.
Baca Juga: Dokter Tifa klaim ada enam versi ijazah Jokowi, soroti emboss dan watermark versi Polda Metro Jaya
'Kami bukan orang malas, kami petani'
Dalam video tersebut, kepala desa setempat menyampaikan curahan hati yang menyayat. Ia menegaskan bahwa warganya bukan masyarakat yang bergantung pada bantuan.
“Kalau seandainya, Pak, akses jalan kami bisa lewat, kami tidak perlu bantuan,” ucap sang kepala desa.
Artikel Terkait
Kisah relawan Bener Meriah yang tetap salurkan bantuan meski baru kehilangan ibu
Mahfud MD soroti teror terhadap influencer, ingatkan negara wajib jamin rasa aman warga
Influencer Virdian Aurellio soroti pemulihan pascabanjir di Bener Meriah yang belum tuntas
Akses sekolah terputus pascabanjir, guru di Aceh Tengah pertaruhkan nyawa seberangi sungai dengan sling
Tali jembatan darurat putus di Aceh Tengah, relawan terjatuh saat salurkan bantuan ke desa terisolir
Di tengah status transisi darurat, anak-anak dusun pedalaman Aceh Utara tertawa saat terima bantuan kasur
Mengalah demi sesama, warga Aceh Tamiang relakan antrean Huntara untuk penyintas yang lebih terisolir