Izin berlapis saat akan menemui santri korban pembakaran, pengacara: Jujur merasa ada kejanggalan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 14 Juli 2026 | 14:39 WIB
Pengacara ungkap kesulitan saat akan bertemu dengan santri korban pembakaran di ponpes Lombok Tengah (Tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo)
Pengacara ungkap kesulitan saat akan bertemu dengan santri korban pembakaran di ponpes Lombok Tengah (Tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo)

GENMILENIAL.ID – Tim kuasa hukum Hotman Paris Hutapea yang diwakili oleh pengacara Putri Maya Rumanti mengungkap adanya kesulitan saat hendak menemui santri korban pembakaran di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, Lombok.

Putri menyampaikan hal tersebut saat menjadi bintang tamu dalam siniar milik Denny Sumargo bersama korban dan pihak keluarga.

Ia mengaku heran dengan prosedur yang harus dilalui hanya untuk menjenguk korban yang tengah dirawat.

“Dari pihak keluarga bilang enggak boleh dibesuk. Kami dijaga ketat bahkan mau besuk pun harus ngisi buku tamu,” ujar Putri, dikutip pada Selasa, 14 Juli 2026.

Baca Juga: 4 Poin klaim polisi usai Roy Suryo nilai penyidikan dugaan ijazah palsu Jokowi tak sah, bertentangan dengan hukum

Korban sempat tak diizinkan terima kunjungan

Menurut Putri, penjagaan terhadap korban terbilang cukup ketat.

Ia bahkan sempat menduga pengawalan tersebut berkaitan dengan peristiwa sebelumnya, saat keluarga korban dihadang aparat di bandara ketika hendak bertolak ke Jakarta.

Ia juga mengungkap bahwa korban sempat tidak diizinkan menerima kunjungan selain dari pihak keluarga.

Padahal, dirinya datang atas arahan langsung dari Hotman Paris serta Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.

Baca Juga: Misteri kematian kepala SPPG di Bandung tuai sorotan, diduga akibat tekanan kerja hingga gejolak batin

“Saya sudah bilang, saya dari kemarin mau besuk tapi tidak boleh. Katanya tidak diperbolehkan ada media atau orang lain selain orang tuanya,” jelasnya.

Harus lewati izin berlapis

Meski menghadapi berbagai kendala, Putri akhirnya tetap berupaya menemui korban dan keluarga pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X