'Kami bukan orang malas', curhat Kepala Desa Aceh Tengah ungkap akses terputus jadi derita pascabanjir

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 9 Januari 2026 | 13:13 WIB
Menyoroti penuturan pendakwah Salim A Fillah terkait perjuangan warga yang terdampak bencana di Aceh Tengah (Instagram.com/@salimafillah_official)
Menyoroti penuturan pendakwah Salim A Fillah terkait perjuangan warga yang terdampak bencana di Aceh Tengah (Instagram.com/@salimafillah_official)

“Kami bukan orang malas di sini, kami orang petani, Pak. Kami tahu diri,” lanjutnya dengan suara bergetar.

Pernyataan tersebut menggambarkan semangat kemandirian warga Aceh Tengah yang ingin kembali bangkit melalui kerja keras, bukan sekadar menunggu uluran tangan.

Baca Juga: Tak sekadar jaga keamanan, Polri turun ke sawah dukung ketahanan pangan nasional lewat panen raya jagung

Anak-anak kehilangan sekolah dan penerangan

Tak hanya soal ekonomi, dampak bencana juga dirasakan langsung oleh anak-anak di desa tersebut.

Kepala desa mengungkapkan, banyak anak kehilangan akses pendidikan akibat seragam hanyut dan tidak adanya penerangan listrik.

“Anak-anak kami sudah berbulan-bulan ini tidak mengaji karena tidak ada penerangan. Tidak sekolah karena seragamnya hanyut,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa yang dibutuhkan warga saat ini adalah pemulihan menyeluruh agar kehidupan bisa kembali normal.

Baca Juga: Panen raya jagung Polres Subang jadi bukti peran aktif Polri dorong swasembada pangan nasional

Viral di media sosial, warganet doakan Aceh Tengah

Unggahan Salim A Fillah tersebut viral dan hingga Kamis 8 Januari 2026 telah disukai lebih dari 115 ribu pengguna Instagram. Kolom komentar dipenuhi doa dan dukungan untuk warga Aceh Tengah.

“Ya Allah, angkat derajat saudara kami di Sumatera dan Aceh, mudahkan urusannya,” tulis akun @guppymida.

“Semoga akses segera dibuka dan kehidupan mereka kembali normal,” tulis warganet lainnya.

Curahan hati ini kembali mengingatkan bahwa pemulihan pascabencana bukan hanya soal bantuan logistik, tetapi membuka kembali akses kehidupan bagi masyarakat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X