esai

ESAI: Bahasa dan sastra, jalan sunyi menuju kebangkitan kemanusiaan

Senin, 27 Oktober 2025 | 05:12 WIB
Fileski Walidha Tanjung, Penulis

Sebab keduanya adalah denyut nadi peradaban. Di sanalah manusia belajar menangis, mencintai, dan berharap.

Maka, pertanyaannya kini, di tengah dunia yang semakin bising oleh kata-kata, masihkah kita mendengarkan makna yang tersembunyi di dalamnya?

Masihkah kita membaca untuk memahami, bukan hanya untuk melewati waktu? Dan lebih jauh lagi — masihkah kita menulis, bukan untuk menambah kebisingan, tetapi untuk menyalakan cahaya?

Sebab mungkin, di balik setiap kalimat yang ditulis dengan kesadaran, bangsa ini masih memiliki harapan untuk menemukan dirinya kembali.

Fileski Walidha Tanjung adalah seorang penulis pendidik yang lahir di Madiun 1988. Aktif menulis esai, puisi, dan cerpen di berbagai media nasional. Mengajar seni budaya di SMAN 2 Madiun. Juga aktif berkarya musik bersama Paperland.

 

Halaman:

Tags

Terkini

ESAI: Feodalisme warisan budaya materi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:45 WIB

ESAI: Berkah Tuhan vs monopoli materi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:44 WIB

ESAI: Pada hari kemerdekaan, biarkan pekerja pulang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 01:26 WIB

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB