esai

ESAI : Ternyata tahun kejutan

Jumat, 27 Desember 2024 | 02:18 WIB
Lukman Nurhakim, Direktur Utama Perumda TRS

Baca Juga: Ikuti Festival Jaipong Kreasi Galuh Pakuan Cup Seri VIII, kedua peserta dari Bandung ini optimis bisa juara

Dibentuk sejak September 2023 lalu, tim NRW langsung gaspol memetakan masalah di wilayah dengan kebocoran tinggi.

Kebocoran ini bukan berarti secara kasat mata pipa bocor, tapi bisa terdeteksi dari besarnya selisih distribusi debit air dengan akumulasi debit yang tercatat di water meter.

Water losses, water leak dan NRW itu bisa disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari water meter kurang akurat, tapping ilegal, human eror pencatatan, hingga kebocoran fisik pada pipa.

Maka pengukuran debit di meter induk, pemasangan District Meter Area (DMA), sweeping eks pelanggan hingga sweeping tapping ilegal menjadi tugas khusus tim NRW.

Baca Juga: Festival Jaipong Kreasi Galuh Pakuan Cup Seri VIII, 10 peserta masuk jadi finalis kategori tunggal senior

Sejak dibentuk, mereka sudah ditugaskan khusus di wilayah Cijambe, Ciasem dan kini di Kalijati. Khusus tugas di Ciasem, mereka disewakan rumah hingga 4 bulan.

Saya sering bilang, jangan pulang sebelum ada hasil. Sebab NRW di wilayah Ciasem cukup besar. Penyebabnya beragam, tadi yang disebutkan di atas.

Hasil kinerja tim NRW cukup memuaskan. Rata-rata bisa mengatasi angka kebocoran antara 15-30 persen.

Rencananya, tahun 2025 tim ini akan ditambah. Bahkan bisa dikembangkan menjadi tim reaksi cepat (TRC) dengan kendaraan khusus yang siaga 24 jam.

Baca Juga: Pastikan keamanan malam Natal 2024, Polres Subang gelar patroli di sejumlah gereja 

Digitalisasi sistem pembayaran dan pembentukan tim NRW hanya sebagian saja dari upaya perbaikan layanan.

Upaya lainnya yang tak kalah penting yaitu penggantian-perawatan pompa dan rehab jaringan. Hasilnya mulai terlihat. Kubikasi penjualan dan jam operasional terus meningkat.

Pada April lalu daftar rekening ditagih (DRD) masih Rp5,3 miliar, tapi sejak Septembar sudah beranjak ke Rp6,2 miliar.

Di ujung Desember tahun ini, DRD berhasil finish di angka Rp6,5 miliar. Memang, selain dari upaya secara teknis, ada pengaruh sekitar 15 persen dari upaya re-klasifikasi pelanggan.

Baca Juga: Pj. Bupati Subang kunjungi GPIB Maranatha pada malam Natal 2024, ini pesan yang disampaikan

Halaman:

Tags

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB