Bahkan tidak sedikit perusahaan yang akan menerima calon karyawan barunya dilakukan profiling terlebih dahulu oleh HRD terhadap rekam jejak digital calon karyawan tersebut, apakah ia layak atau tidak untuk menjadi karyawan di perusahaan.
Maraknya kasus bullying bahkan hingga korban depresi dan meninggal dunia harus menjadi sikap tegas kita ketika melihat perilaku bullying yang kita saksikan, apa dengan mengingatkanya, diam atau menghindarinya.
Masing-masing dari kita tentunya memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan atau cicle terdekat kita untuk menolak bullying, mulai dari keluarga, lingkungan pertemanan, tempat kerja atau bahkan teman ngopi sekalipun, mari kita ciptakan lingkungan yang sehat.
Yaya Suryana, Jurnalis dan Alumni Strata Satu (S1) Universitas Indraprasta PGRI Jakarta