Kompetensi dan karakter
Kompetensi dan karakter merupakan muatan yang penting adalah dalam sebuah kurikulum.
Proses pembelajaran selain menghasilkan lulusan yang cerdas dan terampil, juga harus memiliki karakter yang kuat.
Kondisi dan perkembangan saat ini bukan hanya memerlukan generasi cerdas dan terampil, juga memiliki karakter kuat, tangguh, kreatif, memiliki resiliensi di tengah disrupsi dan penuh ketidakpastian masa depan.
Mengapa demikian? karena modal sukses di masa depan bukan hanya pengetahuan dan sederet angka-angka dalam buku rapor dan ijazah, tetapi juga karakter.
Baca Juga: Lagi, Persikas Subang tumbangkan lawanya Caladium FC dengan skor 5-2 pada Liga 3 Nasional 2024
Misalnya, dalam dunia kerja, pihak perusahaan atau pihak yang memerlukan pekerja bukan hanya memerlukan karyawan yang memiliki pengetahuan dan terampil, tetapi juga memiliki karakter yang baik.
Oleh karena itu, perusahaan melakukan psikotest, wawancara, dan menelusuri rekam jejak media sosialnya agar mendapatkan informasi yang holistik terkait pelamar.
Hal inilah yang perlu diwanti-wanti kepada peserta didik agar menggunakan media sosial secara hati-hati dan bertanggung jawab karena bisa yang bersangkutan bagus pada nilai-nilai akademik, tetapi dia bisa tidak terpilih karena rekam jejaknya yang kurang baik dalam pandangan pihak perusahaan tempatnya melamar.
Bukan hanya dalam konteks melamar pekerjaan, saat seseorang membangun usaha sendiri pun, karakter tangguh mutlak diperlukan karena memulai usaha tidak otomatis langsung berhasil.
Ada yang jatuh bangun, rugi, bangkrut, hingga suatu saat dia berhasil. Intinya, di situ perlu ada resiliensi, ketangguhan, kreativitas, dan inovasi yang dimiliki oleh seorang wirausahawan.
Contoh di atas hanya sekelumit gambaran terkait pentingnya karakter, karena karakter adalah ‘mata uang’ yang berlaku pada semua bidang kehidupan.
Proses transfer ilmu pengetahuan dan transformasi nilai-nilai karakter di satuan pendidikan dilakukan dalam proses pembelajaran yang bermakna.