esai

ESAI : Urgensi moderasi beragama dalam pendidikan Islam bagi generasi milenial

Sabtu, 7 Oktober 2023 | 15:56 WIB
Anja Hawari Fasya, Mahasiswa STAI Riyadhul Jannah Subang

Baca Juga: Langkah kunci dalam seleksi karyawan melalui tes Kepribadian, tes kognitif, dan wawancara

Pendidikan Agama Islam di nilai penting dalam melakukan kampanye penyebaran Islam ramah dan penuh kasih sayang.

Guru sebagai pengajar perlu melakukan interpetasi dan kontekstualisasi kembali terhadap teks-teks yang digunakan untuk melegitimasi intolenrasi, kekerasan dan aksi terorisme.

Dengan demikian, sedikitnya mampu menciptakan generasi muda yang menjadi agen of peace. Generasi muda yang bekerja keras untuk mewujudkan perdamaian dunia.

Sebagai penutup tulisan sederhana ini, kiranya benar apa yang dikatakan Helen Keller seorang penulis sekaligus aktivis politik yang memenangkan piala Oscar dua kali, beliau mengatakan 'Hasil pendidikan tertinggi adalah toleransi'

Anja Hawari Fasya, Mahasiswa STAI Riyadhul Jannah Subang Jurusan Pendidikan Agama Islam

Halaman:

Tags

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB