ESAI: Menemukan makna kehidupan ala Hector Garcia dan Francesc Miralles

photo author
Redaksi, Genmilenial
- Selasa, 13 Mei 2025 | 06:46 WIB
Muhamad Mirhosaini, Pengasuh Pondok Modern Assalam
Muhamad Mirhosaini, Pengasuh Pondok Modern Assalam

Dalam Bahasa Jepang, kata Ikigai digunakan dalam berbagai konteks dan dapat diterapkan pada hal–hal kecil dalam keseharian kita selain target–target atau pencapaian prestasi–prestasi besar.

Baca Juga: Perang dagang AS vs China, Paman Sam dan Negeri Tirai Bambu kini sepakat pangkas tarif impor

Dalam sebuah penelitian pada tahun 2001 mengenai Ikigai, Penulis Akhihiro Hasegawa seorang psikolog klinis dan profesor Toyo Eiwa University, menempatkan kata Ikigai sebagai bagian Bahasa dari Bahasa sehari–hari jepang.

Menurutnya, ikigai diartikan sebagai 'bilai Kehidupan'. budaya Jepang di dalam ikigai merupakan proses Panjang untuk meraih kepuasan dan memaknai tujuan hidup.

Ikigai berkaitan erat dengan budaya etos kerja jepang dan sekaligus filosofi yang menjadi semacam pedoman masyarakat disana dalam menjalani kehidupan.

Ikigai merujuk pada hal yang kita kuasai tetapi lebih kepada hal–hal yang sederhana serta memiliki focus pada pertumbuhan misalnya hobi atau rutinitas kita setiap hari.

Baca Juga: AS-China sepakat tak lakukan pemisahan ekonomi total, redakan gejolak pasar global imbas kenaikan tarif impor

Ikigai muncul dari hal–hal yang kecil, udara pagi, secangkir kopi, menanam sayuran atau olahraga dan lain sebagainya.

Ikigai ini memiliki fungsi yang sangat diperlukan oleh seorang individu dalam menata kehidupannya agar seimbang, lebih peka terhadap ketertarikan dan langkah hidup.

Menurut Hector Garcia, konsep Ikigai ini merupakan salah satu bentuk rahasia orang jepang agar dapat menikmati hidup dan memiliki kebahagiaan sehingga awet muda di usia tua.

Langkah–langkah menemukan ikigai

Setiap orang memiliki ikigainya masing – masing. beberapa orang telah menemukan ikigainya dalam kehidupan, sementara yang lainnya masih mencari ikigai tersebut meskipun sebenarnya mereka memiliki ikigai itu didalam diri mereka.

Baca Juga: Setelah fans dan Richard Lee, kini giliran pelaku UMKM ngaku kena tipu Aldy Maldini

Untuk menemukan keberadaan ikigai, kita memerlukan usaha yang begitu besar, telatan dan penuh kesabaran.

Ikigai dapat tercipta melalui 4 pertanyaan penting yang dapat digambarakan dalam sebuah diagram venn dimana jika kita menemukan jawaban dari 4 pertanyaan tersebut, maka ikigai pun dapat temukan dalam diri kita dengan memahami 4 pertanyaan penting dalam hidup ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB
X